• Home
  • Sosial
  • Bupati Bengkalis Amril Sebut Alquran Sumber Kebenaran yang Hakiki

Bupati Bengkalis Amril Sebut Alquran Sumber Kebenaran yang Hakiki

Kamis, 05 Mei 2016 11:07 WIB
Bupati Bengkalis Amril Mukminin Plt Camat Fahrizal bersama tamu undangan lainnya menekan sirine ketika membuka MTQ ke-40 tingkat Kecamatan Rupat di Desa Parit Kebumen, Rabu (4/5/2016) malam.
BENGKALIS - Salah satu kodrat manusia, senantiasa dan terus akan mencari, mencari dan mencari kebenaran yang hakiki. Bagi umat Islam, sumber kebenaran hakiki dimaksud, ada dalam salah satu wasiat yang ditinggalkan Rasulullah SAW. Yaitu, kitab suci Al-Qur'an.

"Al-Qur'an adalah sumber kebenaran yang hakiki, yang tidak terdapat keraguan padanya. Al-Qur'an memuat pokok-pokok kehidupan, ilmu pengetahuan dan sumber peradaban," ujar Bupati Bengkalis Amril Mukminin.

Mantan Kepala Desa Muara Basung, Kecamatan Pinggir ini mengemukakan itu ketika membuka Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat Kecamatan Rupat ke-40 yang dipusatkan di lapangan sepakbola Desa Parit Kebumen, Rabu (4/5/2016) malam.

Tak hanya itu, sambungnya, Al-Qur'an mampu menjelaskan masa lalu, pedoman hidup masa kini, dan gambaran masa depan. Lebih 1.400 tahun, kebenaran Al-Qur'an tidak terpatahkan, bahkan tantangannya hingga kini tidak mampu dijawab oleh manusia. 

Selain itu, katanya lag, Al-Qur'an juga satu satunya kitab suci satu agama yang tidak ada perubahan satu ayat pun selama lebih dari 14 abad. Berkali kali coba dipalsukan, tetapi tidak pernah berhasil, karena Allah SWT akan selalu menjaganya.

Masih menurut suami Kasmarni ini, dari hasil riset para ilmuwan tingkat dunia, baik itu muslim maupun non muslim, secara profesional mereka mengatakan, Al-Qur'an adalah satu satunya kitab suci agama yang selama 14 abad lebih tidak berubah satu ayatpun.

"Ayat-ayatnya tidak saling bertentangan satu dengan lainya. Semua ayat ayatnya mengandung kebenaran yang bisa dibuktikan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi modern, dan jutaan orang di dunia mampu menghafalnya," kata Amril.

Dikaitkan dengan tema MTQ ke-40 Rupat yang akan berlangsung 6 hari itu, terang Amril, isi kandungan Al-qur'an itu memang adalah mutiara kebenaran hidup yang hakiki yang tak terbantahkan.

"Al-Qur'an adalah penuntun dan tuntunan hidup yang dapat memaduserasikan kebahagiaan hidup, di dunia dan akhirat, menjadi esensi kebenaran hidup yang ingin dicapai setiap umat Islam," imbuhnya.

Di bagian lain, mengutip Imam Hasan Al Bashri, seorang ulama dan cendekiawan muslim pada masa awal Kekhalifahan Umayyah, Amril mengatakan, carilah kebahagiaan itu dalam tiga hal. Salah satunya melalui tilawah Al-Qur'an.

"Tentunya, tilawah dimaksud bukan hanya sebatas membacanya dengan baik dan indah. Lebih dari itu, yaitu bagaimana kita bisa menggali isi kandungan Al-Qur'an. Sebagaimana menemukan mutiara di laut, kita juga tidak akan mendapatkannya, bila tidak menyelam atau mengambilnya di dalam laut tersebut," Amril memberikan tamsil.

Karenanya dijadikannya MTQ-40 ini oleh umat Islam se-Rupat sebagai momentum untuk menggali isi kandungan Al-Qur'an, guna menemukan mutiara kebenaran hidup yang hakiki, katanya, merupakan azam yang harus tetap bersinar dan terus disinari setiap umat Islam.

"Ibarat perahu, harus kita dayung serentak, mesti kita dorong serempak, agar kita dapat berlabuh bersama. Dapat mengetahui, memahami dan mengamalkan mutiara kandungan isi Al-Qur'an yang kita gali itu, secara baik dan benar," pungkas Amril.

(der/der)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags MTQ
Komentar