• Home
  • Sosial
  • Bupati Bengkalis Kembali Salurkan 1.000 Kita Suci Al-Quran

Dukung Program Maghrib Mengaji

Bupati Bengkalis Kembali Salurkan 1.000 Kita Suci Al-Quran

Minggu, 26 April 2015 14:56 WIB
Bupati H Herliyan Saleh secara simbolis bantuan 1.000 Al-Quran kepada Kepala Desa dan Lurah sempena pembukaan MTQ Kecamatan Pinggir 2015 di Desa Sungai Meranti, Sabtu.
BENGKALIS - Dalam rangka mendukung program Maghrib Mengaji yang sudah digagas oleh Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Bupati Herliyan Saleh kembali menyalurkan bantuan 1.000 kitab suci Al-Qur'an kepada masyarakat muslim di Kecamatan Pinggir, Sabtu, kemarin malam.

Penyaluran kitab suci Al-Qur'an itu dibarengi dengan pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kecamatan Pinggir yang dipusatkan di Desa Sungai Meranti.

Bupati Bengkalis Herliyan Saleh, mengatakan rogram tersebut dilakukan melalui pendidikan formal, informal maupun non formal. Salah satu program pendidikan non formal dimaksud adalah Program Magrib Mengaji (PMM) yang dicanangkan sejak tahun 2011 lalu.

"Sebagaimana MTQ yang setiap tahunnya kita laksanakan mulai dari tingkat desa/kelurahan, PMM ini juga bertujuan untuk semakin mendekatkan jiwa umat Islam kepada kitab suci Al-Quran," katanya kepada peserta MTQ.

Dijelaskannya, untuk meningkatkan semangat membaca, mempelajari, memahami isi kandungannya. Intinya, yaitu agar kadar Imtaq umat Islam terpelihara dan semakin berkualitas,'' jelas Bupati, usai menyerahkan bantuan tersebut kepada Kepala Desa/Lurah se-Kecamatan Pinggir.

Selain itu, imbuhnya, PMM ini juga bentuk keseriusan Pemkab Bengkalis dalam menyiapkan generasi muda Islam yang tidak hanya pintar secara akademis dan intelektual, tetapi mereka memiliki kecerdasan emosional dan kecerdasal spiritual.

''Sehingga tercipta generasi penerus yang tidak hanya pintar, tetapi jujur dan berakhlaq mulia. terhindar dari dampak negatif kemajuan Iptek. Terhindar dari berbagai bentuk penyakit masyarakat, baik itu narkoba, minuman keras, pornografi dan pornoaksi maupun kenakalan remaja lainnya,'' sambung Herliyan.

Kemudian, sambung Herliyan, PMM ini bertujuan agar anak-anak dan remaja Islam akan mendapat perhatian penuh dari orang tua atau keluarganya melalui mengaji bersama di rumah. Karena, katanya, dalam ajaran Islam, keluarga merupakan subsistem penting bagi pembentukan sistem masyarakat yang lebih luas.

''Penanaman nilai-nilai agama Islam akan lebih efektif jika dilakukan oleh lembaga keluarga. Sebab keterikatan emosional dalam keluarga menjadikan sosialisasi dapat berjalan lebih cepat dan mengakar,'' jelas Herliyan.

(der/der)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar