• Home
  • Sosial
  • Bupati Herliyan Pimpin Upacara PHGN dan PGRI

Bupati Herliyan Pimpin Upacara PHGN dan PGRI

Selasa, 25 November 2014 19:07 WIB
BENGKALIS : Bupati Bengkalis, H. Herliyan Saleh memimpin upacara Peringatan Hari Guru Nasional (PGN) tahun 2014 dan HUT ke 69 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang dipusatkan di lapangan tugu Bengkalis, Selasa (25/11). 

Dalam upacara ini turut dihadiri Forkopinda di Lingkup Kabupaten Bengkalis, Kepala SKPD, Guru, Mahasiswa dan siswa dari beberapa sekolah yang ada di Bengkalis. 

Dalam amanat dari Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Anies Baswedan yang dibacakan Bupati Bengkalis mengajak masyarakat untuk menyadari pentingnya Pendidikan. 

"Kita semua menyadari dan memahami tentang arti penting dan mulianya pendidikan, tetapi dibalik itu kita juga menyadari bahwa tantangan dan persoalan yang akan kita hadapi semakin berat, rumit, dan kompleks, terutama dalam rangka mempersiapkan generasi 2045, 100 tahun Indonesia merdeka, dan kejayaan Indonesia," Ujar Bupati. 

Menurutnya, Struktur penduduk Indonesia pada tahun 2010, terdapat 46 juta anak usia 0 sampai 9 tahun dan 44 juta anak usia 10 sampai 19 tahun. "Jadi sekarang ini kalau kita ingin mempersiapkan generasi 2045, tidak ada pilihan lain kecuali harus memperkuat layanan, baik akses maupun kualitas pendidikan kita," ungkapnya.

Diungkapkannya, anak-anak saat ini, nanti pada tahun 2045 akan menjadi pemimpin bangsa ini, sehingga diperlukan bekal bagi anak-anak tersebut untuk dapat memimpin dan mengelola bangsa dan negara Indonesia.

"Mereka harus kita bekali dengan pengetahuan, keterampilan dan sikap sesuai dengan zamannya, mereka harus memiliki kemampuan berfikir orde tinggi, kreatif, inovatif, berkepribadian mulia, dan cinta pada tanah air, sebagaimana yang digagas dalam kurikulum 2013," ucapnya.

Diharapkan kepada anak-anak dimanapun dengan latar belakang sosial dan ekonominya dapat memperoleh layanan pendidikan setinggi mungkin.

"Pendidikan tersebut harus terjangkau dan berkualitas. Guru dan tenaga kependidikan menjadi faktor penentunya sehingga mau tidak mau harus kita tingkatkan ketersediaan dan profesionalismenya," imbuhnya.

Dalam kesempatan ini, Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada para guru yang telah mengabdi.

"Izinkan saya atas nama pribadi dan Pemerintah menyampaikan ucapan terima kasih, apresiasi, dedikasi, tanggung jawab, dan segala ikhtiar yang telah dilakukan oelh para guru, tenaga dan kependidikan dan masyarakat dalam memajukan dunia pendidikan dan mencerdaskan kehidupan bangsa," tutup Bupati. 

Herliyan Resmikan Gedung PGRI

Peringatan ulang tahun ke-69 menjadi hari yang istimewa bagi keluarga besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bengkalis, Riau, setelah keinginan untuk memiliki Gedung Guru yang sejak puluhan tahun silam diimpikan, akhirnya terwujud.

Sebagaimana rilis yang diterima dari Humas Pemkab Bengkalis, Gedung megah berlantai II yang dibangun melalui APBD Bengkalis yang terletak di Jalan Arif Rahman Hakim Bengkalis itu, Selasa (25/11) diresmikan pemakaiannya oleh Bupati Bengkalis, Herliyan Saleh.

Herliyan mengatakan tujuan untuk mempertinggi kesadaran dan sikap guru, meningkatkan mutu serta kemampuan profesi guru, dan tenaga kependidikan lainnya, sejalan dengan enam jaminan Pemkab Bengkalis kepada masyarakat. Yaitu jaminan pendidikan, peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru.

"Karena itu, Pemkab Bengkalis memberikan perhatian serius terhadap kemajuan pendidikan, peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru-guru di daerah ini, serta menjadikannya sebagai salah satu prioritas pembangunan. Begitu juga pembangunan Gedung Guru ini", jelas Herliyan.

Untuk itu dan sebagai wadah berhimpunnya para Pahlawan Tanpa Tanda Jasa di kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini, Herliyan berharap PGRI Kabupaten Bengkalis ambil bagian dan berperan aktif membantu Pemkab Bengkalis dalam memajukan pendidikan serta meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru-guru di daerah ini.

Selain sebagai pusat pengorganisasian pelaksanan managemen dalam mewujudkan fungsi dan peran dalam mencapai maksud dan tujuan PGRI, keberadaan Gedung Guru, harap Herliyan lagi, juga harus dapat menjadi perekat persatuan dan kesatuan seluruh guru  di daerah ini. Menjadi salah satu pusat data dan informasi perkembangan pendidikan secara komprehensif.

Kemudian, menjadi wadah meningkatkan sinergisitas dan soliditas antar sesama pengurus. Antara pengurus dengan seluruh anggota PGRI, maupun pihak terkait lainnya. Dari gedung ini pula Herliyan berharap, lahir ide-ide cemerlang, sumbang saran yang bernas, serta masukan-masukan cemerlang yang diperlukan untuk mempercepat keberhasilan pembangunan dan peningkatan kualitas pendidikan di daerah ini.

Selain itu, di gedung ini pula saya harapkan agar setiap persoalan yang dihadapi guru-guru di daerah ini, untuk kali pertama ditemukan solusi terbaik dalam penyelesaiannya. Jadikan gedung ini sebagai rumah milik bersama. Rumah yang dapat memacu dan memicu peningkatan kompetensi, profesionalisme dan kualitas guru-guru di kabupaten bengkalis.

"Selanjutnya, sesuai tema peringatan Hari Guru Nasional tahun 2014, dan Hari Ulang Tahun PGRI ke-69 yang hari ini kita peringati bersama, jadikan gedung ini sebagai tempat pertama dan utama dalam mengimplementasikan revolusi mental guru bagi  peningkatan peran strategis, serta profesi hulu guru sebagai penentu kemajuan daerah, bangsa dan Negara", ujar Herliyan.

Peresmian Gedung Guru milik keluarga besar PGRI Kabupaten Bengkalis ditandai dengan penandatangan prasasti oleh Herliyan dan penguntingan pita oleh Ketua DPRD Bengkalis Heru Wahyudi.

Selain Ketua PGRI Kabupaten Bengkalis Syafri, sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Bengkalis ikut hadir dalam peresmian tersebut, diantaraya Staf Ahli Bupati Bengkalis Bidang Hukum dan Politik Hj Umi Kalsum, Kepala Dinas Pendidikan Herman Sani, Kabag Perlengkapan  Andris Wasono dan Kabag Penyusunan Program Bambang Irawan.

(ias/der)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar