• Home
  • Sosial
  • Bupati Kampar Pelayanan Kesehatan Dioptimalkan 24 Jam

Bupati Kampar Pelayanan Kesehatan Dioptimalkan 24 Jam

Rabu, 05 November 2014 18:53 WIB
BANGKINANG : Dalam rangka menyukseskan jalannya lima pilar pembangunan Kabupaten Kampar khususnya pilar peningkatan pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat, maka pelayanan kesehatan 24 jam di seluruh pusat pelayanan kesehatan mesti dioptimalkan. 

Demikian dikatakan Bupati Kampar Jefry Noer saat membuka pelatihan penanganan gawat darurat (PPGD) untuk tenaga bantu kesehatan UGD 24 jam Puskesmas, Puskesmas Pembantu, daerah terpencil dan 5 Desa di Kecamatan Tapung Hulu Kabupaten Kampar, yang akan dilaksanakan selama 2 hari di Aula Kantor Bupati, Rabu (5/11/14). 

Jefry menambahkan, memberikan pelayanan kesehatan selama 24 jam kepada masyarakat sesungguhnya bukanlah hal yang mudah, banyak persiapan yang harus dilakukan, seperti persiapan peralatan yang lengkap serta penyediaan tenaga kesehatan yang memadai dan mampu bekerja dengan baik di bidangnya. 

Namun begitu, Pemerintah Kabupaten Kampar tetap optimis yang dibuktikan dengan telah direkrutnya 225 tenaga kesehatan yang dikontrak sebagai tenaga harian lepas (THL) pertahun sebagai pendamping tenaga PNS yang sudah ada sebelumnya, untuk mengisi 31 unit Puskesmas yang tersebar di seluruh Kabupaten Kampar. 

"Dengan telah direkrutnya para THL tersebut, diharapkan pelayanan kesehatan 24 jam bagi masyarakat di puskesmas bisa berjalan sebagaimana mestinya, sehingga kapanpun masyarakat butuh pengobatan, bisa segera ditangani dan tidak akan adalagi masyarakat yang mengeluh tidak bisa berobat di Puskesmas lantaran Puskesmasnya sudah tutup," ujar Jefry. 

Jefry mengingatkan bahwa pelayanan kesehatan 24 jam bagi masyarakat baru akan sukses apabila kita semua yang terlibat sebagai tenaga kesehatan seperti Kepala Puskesmas dan stafnya betul-betul bekerja maksimal. 

"Jadikanlah jabatan dan pekerjaan yang kita geluti sebagai ladang ibadah kita, kalau hanya gaji yang diharapkan, mungkin tidak seberapa, tapi bila kita ikhlas bekerja dan berserah diri kepada Allah, maka Allah akan segera membukakan pintu-pintu rezky yang lain buat kita," ungkap Jefry. 

Kepada Kepala Dinas Kesehatan Jefry mengharapkan agar segera melakukan program percepatan kualitas pembangunan kesehatan, puskesmas yang sudah tidak layak atau perlu dilakukan rehab, ajukanlah segera untuk perbaikan agar kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana kesehatan dapat dioptimalkan. 

Selain itu Jefry berharap, untuk pengoperasian pelayanan Puskesmas 24 jam mesti seimbang dengan jumlah masyarakat yang ada di suatu wilayah tersebut agar tenaga medis tidak kewalahan menangani pasien dan juga yang tak kalah pentingnya.

Untuk pemberian dana insentif kepada tenaga medis harus disesuaikan dengan jauhnya lokasi tugas mereka, jangan di samaratakan, terutama yang bertugas di Daerah terpencil, itu namanya yang berkeadilan agar tidak adalagi alasan para Kepala Puskesmas dan petugas kesehatan tidak tinggal di tempat. 

Sementara itu Kepala Dinas kesehatan Herlyn Rahmola mengatakan, saat ini secara bertahap pihak kesehatan telah melengkapi ruang Unit Gawat Darurat dengan peralatan yang modern dan juga persiapan maksimal untuk kelengkapan obat-obatan serta menyiapkan biaya operasional bagi semua puskesmas agar layanan kesehatan 24 jam dapat segera dilaksanakan dengan semaksimal mungkin.

(man/red) 
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar