Bupati Meranti Minta Pengelolaan Anggaran 2014 Bisa Maksimal
Jumat, 18 April 2014 13:31 WIB
SELATPANJANG - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bertekad untuk memaksimalkan pengelolaan penggunaan anggaran belanja tahun 2014. Hal itu dilakukan masih besarnya SILPA alokasi anggaran diakhir tahun 2013 lalu.
Komitmen ini diterapkan Pemkab Kepulauan Meranti sebagai upaya untuk memaksimalkan percepatan program pembangunan yang semakin gencar dituntut masyarakat. Apalagi untuk tahun anggaran 2014 ini, 60 persen lebih dari total APBD 2014 untuk belanja publik.
Untuk itu, jajaran satker dituntut untuk meningkatkan kinerjanya baik dari sisi kuantitas realisasi pencapaian program maupun dari sisi kualitas program.
Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir MSi mengungkapkan hal ini, Jumat (18/4/14) di kediamannya.
"Kita minta para pejabat dijajaran satker, untuk tidak takut melaksanakan tugasnya. Berkerjalah secara professional dan tidak menjadikan asumsi-asumi pribadi dalam mengelola program kegiatan," pinta orang nomor satu di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Dijelaskan dia, yang harus dilakukan sekarang, bekerja secara professional dengan tetap berpijak pada aturan. Kalau ini dilakukan, Insya Allah tidak akan terjadi persoalan yang mengarah pada pelanggaran hukum.
Menurutnya, kalau jajaran satker bekerja secara professional dengan tetap berjalan pada koridor aturan, tidak akan muncul persoalan. Yang jadi masalah, bila masing-masing pengelola anggaran membuat asumsi sendiri tanpa ada koordinasi.
"Hal-hal seperti ini yang akhirnya akan memunculkan celah, terjadinya persoalan-persoalan yang bisa mengarah pada tindak pelanggaran. Untuk itu, sikap ego sektoral dan kebiasaan-kebiasaan mengambil keputusan dengan kesimpulan sepihak harus ditinggalkan," katanya.
Kebijakan-kebijakan seperti ini, lanjut Irwan, hanya akan menimbulkan masalah. Koordinasi, harus dilakukan agar semua kebijakan yang diambil bisa lebih tepat dan mampu meminimalisir kemungkinan timbulnya kesalahan.
“Persoalan itu tidak akan muncul kalau kita bekerja dengan berpijak pada aturan. Dan yang lebih penting lagi, koordinasi harus dilakukan secara efektif. Dengan upaya seperti ini, kita yakin akan mampu memperkecil peluang terjadinya kesalahan," jelasnya.
Untuk itu, pintanya, semua tidak perlu takut dan cemas bekerjalah dengan memegang teguh komitmen untuk selalu transparan dan akuntabel dan saling terkoordinasi. Tinggalkan sikap ego sektoral, karena pada hakekatnya keberhasilan dalam mengelola anggaran saling terkait sebagai sebuah team work.
Jangan Lagi Ada Yang Terbengkalai
Menyinggung soal target penyelesaian proyek-proyek fisik untuk tahun anggaran 2014, Bupati menegaskan Pemkab Meranti berkomitmen untuk lebih maksimal.
Artinya, realisasi serapan penggunaan anggaran proyek pembangunan tahun 2014 ini harus lebih baik dari tahun 2013 lalu. Kalaupun ada silpa, diharapkan lebih kecil dari tahun 2013 lalu.
"Kita berupaya agar serapan penggunaan anggaran proyek fifik tahun 2014 ini, lebih baik dari tahun lalu. Jangan lagi ada pengerjaan proyek yang terbengkalai. Untuk itu, kita minta agar PPTK, Konsultan dan pengawas benar-benar bekerja secata efektif dan turun ke lapangan," pintanya.
Bupati Kepulauan Meranti ini juga menginginkan pada tahun 2014 ini, serapan penggunaan anggaran benar-benar berkualitas, baik secara kuantitas maupun kualitasnya. Hal itu guna mewujudkan pembangunan sebagaimana harapan rakyat.***(adv/hum/fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar

