Kasus BLJ, Jaksa Bakal Periksa Delapan Anggota DPRD Bengkalis
Jumat, 18 April 2014 13:39 WIB
BENGKALIS - Terkait penyertaan modal Rp300 milliar ke PT. Bumi Laksamana Jaya (BLJ) dari APBD Bengkalis Tahun 2012 lalu yang akan digunakan untuk pembangunan PLTGU di Kecamatan Pinggir dan Kecamatan Bukit Batu, kini sudah masuk ke tahap penyidikan Kejari Bengkalis.
Perlahan-lahan kasus dugaan penyelewengan dana itu mulai terkuak. Satu persatu saksi dipanggil baik dari Direktur Utama PT BLJ Yuslizar Andayani, Managamen Keuangan hingga mantan komisarisnya Ribut Susanto.
Keseriusan Kejari Bengkalis dalam menuntaskan kasus ini pun berbuntut pada akan dipanggilnya beberapa anggota DPRD Bengkalis. Hal ini disampaikan Kajari Bengkalis Mukhlis, SH melalui Kasi Pidsus Kejari Bengkalis, kemarin.
"Sejak beberapa waktu lalu kasus PT. BLJ sudah masuk ketahap penyidikan. Kita berencana akan memanggil Anggota dewan, untuk menjadi saksi dan dimintai keterangan terkait penyertaan modal ke PT. Bumi Laksamana Jaya tersebut," katanya.
Dikatakannya, dari delapan orang saksi tersebut, yang akan dipanggil oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis yakni, H. Abdul Haris Sos, M.Si (kabag perekonomian lama), Yudha Dewantoro, Nanang Hermanto (anggota Pansus), Dani Purba (Wakil Ketua), Daut Gultom (anggota Pansus), James Rocky P. Rumanjar (anggota pansus), H. Azmi S. IP, Ms.I, Dr. Fidel Fuad (anggota pansus).
"Dari kelapan orang itu, rencanya akan kita panggil pada hari senin 21 April Mendatang, untuk memberikan keterangan saksi, terkait penyertaan modal tersebut," ungkap Rheza Yanuar Kasi Pidsus Kejari Bengkalis.***(andreas)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo
-
Hukrim
Tengku Muhammad Nasir Ditangkap di Aceh Setelah Jadi Buronan Kasus Korupsi Dishub Dumai
-
Politik
KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, APBD Dumai Naik Jadi Rp2,246 Triliun
-
Sosial
Instalasi Jaringan Listrik PLN di Ratu Sima Dikeluhkan Warga

