• Home
  • Sosial
  • Bupati Meranti Pertanyakan Komitmen PLN Wilayah Riau-Kepri

Atas Permasalahan Listrik,

Bupati Meranti Pertanyakan Komitmen PLN Wilayah Riau-Kepri

Kamis, 06 Februari 2014 09:31 WIB

 SELATPANJANG - Bupati Kepulauan Meranti, Drs Irwan MSi, mempertanyakan komitmen pihak PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau (WRKR) menyangkut penanggulangan krisis daya listrik Selatpanjang. Pasalnya, saat rapat di pekanbaru lalu, PLN berjanji menambah kekuatan mesin pembangkit bekas dari pulau rupat.
 
“Bagaimana Pak, kemarin kan kita sudah komit kalau masalah kekurangan daya pembangkit bisa tuntas bulan Januari. Janjinya mesin yang di rupat dikirim ke Selatpanjang,” tanya Bupati Irwan, kepada General Manager PLN WRKR, Doddy Benjamin Pangaribuan, via seluler yang diperdengarkan kepada perwakilan masyarakat yang berdemonstrasi, kemarin.
 
Untuk merealisasikan itu, dalam pembicaraan via telepon General Manager PLN WRKR kembali berjanji untuk segera mengatasi krisis daya listrik di Kota Selatpanjang dan sekitarnya. “Ya Pak, besok kami kirim Tim, untuk melihat kondisi kerusakan mesin di Selatpanjang,” ujarnya, dan langsung sambungan seluler terputus.
 
Usai berbicara langsung dengan GM PLN WRKR, Bupati Kepulauan Meranti menegaskan, Pemerintah Daerah tidak tinggal diam terhadap permasalahan kebutuhan listrik masyarakat. Namun demikian, menyangkut suplai listrik di Kota Selatpanjang sudah menjadi kewenangan pihak PLN.
 
“Duit (APBD,red) kita banyak, kita mampu menyediakan fasilitas pembangkit listrik untuk masyarakat. Kalau PLN tak mampu keluar saja,” ujarnya dihadapan wartawan.
 
Irwan juga menegaskan, berbagai kebijakan program juga sudah dilaksanakan Pemkab Kepulauan Meranti untuk mendukung operasional PLN Rayon Selatpanjang, mulai dari pengadaan mesin sewa Pemda yang ditempatkan di PLTD PLN, jaringan listrik dan dalam bentuk kerjasama lainnya.
 
“Kita harapkan PLN serius dan betul-betul berkomitmen memperhatikan masalah ini. Jangan mengulur-ulur waktu memperbaiki kerusakan mesin dan mengambil kebijakan pemadaman bergilir yang tidak jelas. Sehingga memicu (demonstrasi masyarakat, red) akibatnya,” tegas Bupati.***(fan/moc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar