PBB 2013 Tidak Memuaskan,
DPPKAD Meranti Evaluasi Sistem Pengelolaan PBB
Kamis, 06 Februari 2014 09:34 WIB
SELATPANJANG - Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Kepulauan Meranti akan melakukan evaluasi pengelolaan pungutan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Tahun 2013 lalu, untuk membenahi sistem dan memaksimalkan perolehan PBB pada Tahun 2014 ini.
Demikian diungkapkan Kepala DPPKAD Kepulauan Meranti, Bambang Suprianto SE MM, melalui Kepala Bidang PBB, Rizky Hidayat MSi, kepada sejumlah wartawan di Selatpanjang. Menurutnya, pendapatan sektor PBB sebenarnya bisa melebihi dari nilai target yang telah ditetapkan tahun 2013 lalu sebesar Rp1,5 Miliar.
“Untuk pengelolaan PBB sendiri pada tahun 2014 ini, kita terlebih dahulu akan melakukan evaluasi secara menyeluruh. Bukan hanya evaluasi wajib pajak saja, namun juga evaluasi terhadap Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya yang akan membantu melakukan pemungutan pajak tersebut ke lapangan,” ungkapnya.
Dari data hasil pungutan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang dilakukan pihak Kantor Pajak Pratama Bengkalis dibantu Pemkab Kepulauan Meranti pada tahun 2013 lalu, hanya berhasil diperoleh PBB sebanyak Rp800 juta lebih. Pencapaian tersebut masih jauh di bawah target pencapaian semula yakni sebesar Rp1,5 Miliar.
“Kita belum puas atas pencapaian itu. Pasalnya potensi pencapaian bisa lebih besar, bahkan bisa saja mencapai atau bahkan melebihi target Rp1,5 Miliar,” ujarnya.
Dengan pengelolaan sendiri yang akan dilakukan Pemkab Kepulauan Meranti mulai tahun 2014 ini, lanjutnya, evaluasi besar-besaran akan mulai dilakukan. Sehingga target yang ditetapkan dapat tercapai. “Sementara untuk tahun 2014 ini penerimaan dari PBB masih ditargetkan sebesar Rp 1,5 Miliar,” ucapnya.***(fan/moc)
Demikian diungkapkan Kepala DPPKAD Kepulauan Meranti, Bambang Suprianto SE MM, melalui Kepala Bidang PBB, Rizky Hidayat MSi, kepada sejumlah wartawan di Selatpanjang. Menurutnya, pendapatan sektor PBB sebenarnya bisa melebihi dari nilai target yang telah ditetapkan tahun 2013 lalu sebesar Rp1,5 Miliar.
“Untuk pengelolaan PBB sendiri pada tahun 2014 ini, kita terlebih dahulu akan melakukan evaluasi secara menyeluruh. Bukan hanya evaluasi wajib pajak saja, namun juga evaluasi terhadap Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya yang akan membantu melakukan pemungutan pajak tersebut ke lapangan,” ungkapnya.
Dari data hasil pungutan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang dilakukan pihak Kantor Pajak Pratama Bengkalis dibantu Pemkab Kepulauan Meranti pada tahun 2013 lalu, hanya berhasil diperoleh PBB sebanyak Rp800 juta lebih. Pencapaian tersebut masih jauh di bawah target pencapaian semula yakni sebesar Rp1,5 Miliar.
“Kita belum puas atas pencapaian itu. Pasalnya potensi pencapaian bisa lebih besar, bahkan bisa saja mencapai atau bahkan melebihi target Rp1,5 Miliar,” ujarnya.
Dengan pengelolaan sendiri yang akan dilakukan Pemkab Kepulauan Meranti mulai tahun 2014 ini, lanjutnya, evaluasi besar-besaran akan mulai dilakukan. Sehingga target yang ditetapkan dapat tercapai. “Sementara untuk tahun 2014 ini penerimaan dari PBB masih ditargetkan sebesar Rp 1,5 Miliar,” ucapnya.***(fan/moc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal
-
Sosial
Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026, Menag Ajak Perkuat Harmoni dan Persatuan
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Ekbis
Hari Buruh Internasional 2026, Prabowo Resmikan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga

