Bupati Meranti Prihatin Buruknya Kualistas Raskin
Kamis, 26 Juni 2014 10:24 WIB
SELATPANJANG - Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir mengaku prihatin melihat buruknya kualitas beras miskin (Raskin) yang disalurkan kepada masyarakat kurang mampu itu.
Menindaklanjuti masalah ini, Bupati Meranti secara langsung sudah melayangkan surat kepada Bulog di Kota Dumai untuk datang ke Kabupaten Kepulauan Meranti, agar bisa melihat langsung kondisi beras itu.
"Saya minta kepada seluruh masyarakat dan media bisa menayakan langsung kepada pihak Bulog. Kenapa baras miskin yang disalurkan ini berkualitas buruk dan tidak bisa dikonsumsi masyarakat," pinta Irwan Nasir, Kamis (26/6/14).
Bupati juga berharap dengan kondisi raskin yang disalurkan berkualitas buruk ini bisa menciptakan dengan pendirian Gudang Bulog sendiri di Kepulauan Meranti. Dengan demikian, pihaknya bisa mengawasi Raskin yang disalurkan ke masyarakat.
"Meranti sudah selayaknya memiliki Gudang Bulog sendiri. Dengan demikian, kita tidak lagi ketergantungan dengan Kabupaten Bengkalis dan Kota Dumai mengenai pendistribusian raskin kepada masyarakat," harapnya.
Kedepan, katanya, pihaknya akan mengupayakan Meranti memilikim Bulog sendiri, karena jika memilik Bulog sendiri bisa mengantisipasi terjadinya pendistribusian beras yang kurang layak dikonsumsi masyarakat kurang mampu.
"Kita berharp kedepannya beras yang disalurkan kepada masyarakat itu kualitasnya baik sehingga bisa di manfaatkan oleh masyarakat. Jadi, secara nyata kita berusaha membantu masyarakat," katanya.***(fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo
-
Hukrim
Tengku Muhammad Nasir Ditangkap di Aceh Setelah Jadi Buronan Kasus Korupsi Dishub Dumai
-
Politik
KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, APBD Dumai Naik Jadi Rp2,246 Triliun
-
Sosial
Instalasi Jaringan Listrik PLN di Ratu Sima Dikeluhkan Warga

