• Home
  • Sosial
  • Bupati Rohil Sampaikan Pengantar Nota Keuangan RAPBD 2015

Bupati Rohil Sampaikan Pengantar Nota Keuangan RAPBD 2015

Kamis, 25 Desember 2014 16:00 WIB
ROKAN HILIR : Bupati Rohil Suyatno menyampaikan Nota Keuangan Rancangan Pendapatan dan Belanja Dareah (RAPBD) Tahun Anggaran (TA) 2015. Dalam penyampaian tersebut, Pendapatan daerah Rp 2.435.049.364.726, belanja daerah sebesar Rp 2.568.331.088.716. 

Penyampaian dilakukan dalam sidang paripurna DPRD, Rabu (24/12/14) malam, dipimpim Ketua DPRD Nasrudin Hasan, dihadiri Wakil Bupati Erianda, Plt Sekda M Job Kurniawan, sejumlah wakil ketua DPRD, serta anggota. 

Dalam pidato pengantar nota keuangan tersebut, Suyatno mengatakan, RAPBD disusun bedasarkan ekonomi makro dan rencana kerja pemerintah daerah Kabupaten Rokan Hilir tahun 2015 dan memperhatikan rencana kerja pemerintah daerah Provinsi Riau tahun 2015. 

Pensusunan RAPBD 2015 juga memperhatikan saran dan pendapat dalam pembahasan KUA & PPAS beberapa waktu yang lalu. 

Suyatno menyebut, berdasarkan data Provinsi Riau, dan RPJMD Rokan Hilir 2011-2016, dengan realisasi pertumbuhan ekonomi Rokan Hilir tahun 2009 sebesar 7, 26 pers en, tahun 2010 meningkat menjadi 7,57 persen dan tahun 2011 menjadi 7,58 persen. 

Ekonomi kembali mengalami peningkatan pada tahun 2012, 7,77 persen, karena adanya perbaikan pembenahan sarana dan prasarana terutama sarana perhubungan, yang menjadi jalur penghubung barang dan jasa antara daerah di Kabupaten Rokan Hilir dari dalam dan luar daerah Rokan Hilir. 

Juga karena upaya pemerintah daerah meningkatkan transportasi dan peningkatan sarana dan prasarana jalan kedaerah-daerah yang sebelumnya belum terjangkau, peningkatan pembangunan daerah terpencil, pada tahun 2015. 

Prioritas pertama melanjutkan peningkatan kualitas dan kuantitas infrastruktur dan pelayanan public, fokus, sarana dan prasarana pelayanan masyarakat, infrastruktur pendukung, akses kedaerah terpencil, kepuasan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan publik. 

Prioritas kedua, melanjutkan peningkatan kualitas pendidikan, fokus, sarana dan prasarana pendidikan, kualitas dan kuantitas guru, persentase kelulusan murid, 

Prioritas ketiga, melanjutkan peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat, melalui sektor sekunder, fokusnya, pemberdayaan ekonomi lokal, iklim investasi, daya beli masyarakat, 

Suyatno juga menyebut ringkasan proyeksi pendapatan belanja dan pembiayaan daerah TA 2015, yang tertuang pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah TA 2015 

Pendapatan daerah, Rp 2.435.049.364.726, yang terdiri dari, PAD tahun 2014 sebesar Rp 131.696.951.726. dana perimbangan sebesar Rp 2.058.531.966.000, lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 154.820.447.000. 

Belanja daerah, secara keseluruhan, belanja daerah untuk tahun anggaran 2015 sebesar Rp 2.568.331.088.716, terdiri dari, belanja tidak langsung sebesar Rp 865.702.736.650, belanja langsung sebesarRp 1.702.628.352.066. 

Pembiayaan daerah, pembiayaan daerah secara keseluruhan, untuk tahun anggaran 2015, diperkirakan sebesar Rp 223.281.723.990, yang digunakan untuk menutupi devisit belanja daerah tahun 2015. 

Dengan rincian, penerimaan pembiyaan sebesar Rp 250 miliar, pengeluaran pembiayaan sebesar Rp 26.708.276.010. 

"Lebih mengarahkan kepada upaya-upaya penyempurnaan dan kesesuaian secara kebijakan pembangunan dengan kemampuan sumber daya tersedia serta pertimbangan yang menyertai urgensi RAPBD Kabupaten Rokan Hilir tahun 2015," kata Suyatno. 

Dalam mendukung percepatan pembangunan yang diagendakan dalam RPJMD Kabupaten Rokan Hilir, tahun 2011-2016, dengan target yang telah ditentukan dalam kurun waktu perencanaan, Suyatno berharap, pembahasan RAPBD 2015 yang telah disampaikan secara resmi kepada dewan, dapat berjalan dengan baik dan tepat waktu sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan. 

Sehingga dapat segera ditetapkan menjadi peraturan daerah yang akan menjadi dasar atau acuan dalam menjalankan aktivitas pemerintahan dan pembangunan Kabupaten Rokan Hilir. 

"Kepada semua kepala SKPD, saya minta nantinya, dapat proaktif dalam pembahasan, serta mempersiapkan kelengkapan administrasi dengan baik, agar nantinya pelaksanaan program dan kegiatan tepat guna, tepat waktu serta tepat sasaran,sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat," tutup Suyanto.

(Jarmain)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar