• Home
  • Sosial
  • Dalam Waktu Dekat Bupati Amril Lantik Pimpinan Baznas Bengkalis

Dalam Waktu Dekat Bupati Amril Lantik Pimpinan Baznas Bengkalis

Rabu, 01 Februari 2017 18:24 WIB
BENGKALIS - Pasca terpilih beebrapa waktu lalu, pimpinan Baznas Kabupaten Bengkalis belum dilantik. Kabar terakhir, rekomendasi atau pertimbangan dari Baznas Pusat sudah turun terkait komposisi pimpinan Baznas Bengkalis dan dalam waktu dekat akan dilantik oleh Bupati Bengkalis.

Terkait pelantikan tersebut, Kabag Kesra Setkab Bengkalis, Dr H Suwarto belum bisa dikonfirmasi, saat dihubungi mantan pejabat di Disbudparpora tersebut sedang mengikuti rapat. "Maaf saya sedang rapat," ujarnya singkat.

Terpisah, Ketua Baznas Kabupaten Bengkalis (sesuai yang direkomendasikan oleh Bupati Bengkalis,red) Ustad H Ali Ambar LC, saat dihubungi mengatakan, informasi terkahir yang diterima dari Kabag Kesra memang pertimbangan dari Baznas pusat sudah turun (diterima). Saat ini sedang dalam proses atau tahapan pelantikan.

"Informasi yang saya terima dari pak Kabag Kesra memang seperti itu, bahwa pertimbangan atas usulan unsur pimpinan dari Bupati Bengkalis ke Baznas Pusat sudah turun. Dan dalam waktu dekat akan segera dilantik," ujar Ali Ambar.

Sesuai Peraturan Bazbas No 1 Tahun 2014 Tentang Pertimbangan, bahwa 15 hari sejak diusulkan, Baznas pusat wajib memberikan pertimbangan, dan 15 hari sejak mendapat pertimbangan Baznas maka Bupati wajib melantik pimpinan Baznas Kabupaten/Kota yang diusulkan.

Kendati belum dilantik, namun Dosen STAIN Bengkalis ini bersama unsur pimpinan yang lain, sudah menyusun sejumlah program Baznas ke depan. Selain itu, dirinya juga sudah mengikuti Rapat Kerja Baznas dan sejumlah kegiatan lainnya.

"Dari Reker dan sejumlah pertemuan yang kami ikuti, bahwa mau tidak mau pemerintah harus terlibat dan ikut campur tangan jika Baznas ingin besar seperti di beberapa daerah lain. Harus kita akui, dana zakat kita paling kecil dibanding daerah lain di Riau," sebut Ali Ambar.

Dukungan atau keterlibatan pemerintah kata Ali Ambar, bisa dalam bentuk pembuatan Peraturan Daerah atau Peraturan Bupati.

"Sejauh ini saya melihat komitmen dan dukungan pemerintah terhadap Baznas sangat baik. Ini dibuktikan dengan keinginannya untuk mengajukan Renperda Zakat ke DPRD Bengkalis. Mudah-mudahan Perda Zakat segera terealisasi," harap Ali lagi.

Selain itu kata Ali Ambar, dirinya juga pernah bersilaturrahmi dengan sejumlah anggota DPRD Bengkalis, dan Sekretaris Dinas Sosial membahas program Baznas ke depan.

"Seperti sering disampaikan, bahwa potensi zakat itu sangat besar dan itu baru terjadi jika pemerintah benar-benar terlibat di dalamnya. Insyaallah, melihat komitmen pemerintah saat ini, harapan tersebut akan terwujud," tuturnya.

Hal lain yang akan dilakukan oleh pimpinan Baznas kata Ali, adalah membangun kepercayaan ummat terhadap Baznas itu sendiri. Diakui, saat ini ada beberapa instansi yang membentuk UPZ, namun sebagian instansi tersebut menyalurkan sendiri tanpa melalui Baznas.

"Bisa jadi hal ini karena ketidakpercayaan mereka terhadap Baznas, sehingga mereka menyalurkan dana zakat sendiri tanpa melalui Baznas. Hal-hal semacam ini menjadi PR bagi kami, bagaimana membangun kepercayaan masyarakat terhadap Baznas," sebutnya.

Tinggal 4 Pimpinan seperti diketahui, hasil seleksi yang dilakukan beberapa waktu lalu, Pemerintah Kabupaten Bengkalis (panitia seleksi) telah merekomendasikan 5 orang pimpinan ke Baznas Pusat. Ternyata hasil pertimbangan Baznas pusat, hanya 4 orang yang direkomendasikan dari 5 pimpinan yang diusulkan Pemkab Bengkalis.

Ke empat pimpinan yang direkomendasikan Baznas pusat adalah, H Ali Ambar LC, Rudi Iskandar, Zulkarnain dan Suhaimi S.PdI. Sedangkan Dra Robiah tidak termasuk yang direkomendasikan alias gugur.

"Memang kemarin setelah diusulkan oleh Bupati ke Baznas pusat, ada wawancara yang dilakukan oleh Baznas melalui telfon (by phone). Kami ditanya seputar komitmen, visi dan misi, program dan lainnya. Soal hasilnya kami kurang tahu, kabarnya memang salah seorang pimpinan yang diusulkan tidak lolos (tidak direkomendasikan), karena alasan kesibukan," ujar Ali Ambar.

Untuk lebih jelas pria yang akrab disapa Ustad Ambar ini meminta menanyakan langsung kepada Kabag Kesra. 

(der/rgc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar