Disdukcapil Dumai Catat 38 WNA Berdomosili Tetap
Senin, 08 September 2014 20:44 WIB
DUMAI - Menurut data yang ada di Dinas Kependudukan dan Catatan Supil (Disdukcapil), terdapat sebanyak 38 orang Warga Negara Asing (WNA) yang saat ini berdomisili di kota Dumai.
Seluruh WNA yang didominasi dari Republik Rakyat China (RRC) ini menetap di Kota Dumai sebagai pekerja. Seluruh WNA ini menjadi pekerja di PT Sari Dumai Sejati (SDS) yang beroperasi di kawasan Industri Lubuk Gaung Kecamatan Sungai Sembilan.
"Saat ini ada sebanyak 38 Warga Negara Asing (WNA) dan didominasi dari RRC yang menetap sebagai pekerja di Kota Dumai. Mereka seluruhnya bekerja di PT.SDS. Memang setiap perusahaan yang merekrut pekerjanya dari negara lain, harus melaporkannya secara berkala kepada Disdukcapil," ungkap Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Dumai, Suardi, Senin (8/9/2014).
Suardi mengakui bahwa sampai sejauh ini baru PT.SDS yang sudah melaporkan jumlah pekerja WNA. Sementara perusahaan lain ada yang baru membuat laporannya saja.
Seperti perusahaan PT Kuala Lumpur Kempong (KLK), perusahaan ini sudah melaporkan berapa jumlah pekerja dari negara lain yang dipekerjakan diperusahaannya, namun hal ini masih terkendala oleh Surat Tanda Melapor Diri (STM) dari pihak kepolisian dan kelurahan dimana perusahaannya tersebut dibangun.
"Seluruh perusahaan swasta yang didirikan di Kota Dumai memang harus terus melaporkan secara berkala berapa pekerja WNA yang dipekerjakan diperusahaannya. Namun hingga saat ini data yang diterima oleh Disdukcapil hanya PT.SDS, sedangkan PT lainnya baru melaporkan diri saja. Dan hal itu hingga saat ini masih terkendala oleh STM dari pihak kepolisian dan kelurahan dimana perusahaannya tersebut dibangun," katanya.
Namun tidak seluruh perusahaan di kota Dumai adalah perusahaan swasta. Seperti PT Chevron Pacific Indonesia , itu tidak lagi perlu melapor diri kepada Disdukcapil. Karena PT Chevron Pacific Indonesia itu sudah terdaftar dipusat, sehingga didaerah mereka tidak perlu melaporkan diri lagi.
Sedangkan PT Pertamina RU II Dumai masih harus melapor diri, namun memang PT Pertamina RU II yang berada dikota Dumai ini diisi oleh Warga Negara Indonesia saja, khususnya putra putri daerah.
Sebelumnya dikota Dumai tidak hanya PT.SDS yang mempekerjakan WNA diperusahaannya, namun PT Pacific Indopalm Industries juga mempekerjaan WNA diperusahaannya. Namun kontrak kerja WNA di PT Pacific Indopalm Industries memang sudah habis.
Sehingga seluruh WNA tersebut, telah dikembalikan ke negara asal masing-masing. Dan hingga saat ini PT Pacific Indopalm Industries belum ada mempekerjakan WNA diperusahaannya lagi.
"Memang sebelumnya tidak hanya di PT.SDS saja yang mempekerjakan WNA diperusahaannya, namun PT Pacific Indopalm Industries juga ada. Tetapi kontrak kerja WNA di PT Pacific Indopalm Industries ini sudah habis," katanya.
Sehingga seluruh WNA telah dipulangkan kembali ke negara asalnya masing-masing. Dan untuk perusahaan-perusahaan lainnya diharapkan agar terus melaporkan dirinya ke Disdukcapil secara berkala.
"Dengan syarat yang harus dilampirkan antara lain STM dari pihak kepolisian dan kelurahan dimana perusahaan mereka dibangun," tutupnya.***(via)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar

