Dishub Pelalawan Lakukan Penyuluhan Keselamatan Berlalu Lintas di Sekolahan
Selasa, 19 Mei 2015 18:41 WIB
PELALAWAN - Banyaknya jumlah angka fatalitas korban kecelakaan lalu lintas (lakalantas) terdapat pada usia remaja. Hal ini disebabkan kurangnya kesadaran para remaja dalam menjaga keselamatan selama berkendara serta masih kurangnya pengetahuan tentang tertib berlalu lintas.
Untuk menyikapi kasus tersebut, Dishub Kabupaten Pelalawan kembali mengadakan penyuluhan ke sekolah-sekolah. Kegiatan ini diberi nama "kegiatan penyuluhan keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat / siswa SMA dan SMK kecamatan Bunut " dengan sasaran beberapa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kecamatan Bunut.
Dalam kesempatan itu, turut hadir kadishub Kominfo Kabupaten Pelalawan Drs T Ridwan Mustafa yang diwakili oleh Kabid Manajemen dan Rekayasa Ahmadi SH, Kanit Lantas Pangkalan Kuras AKP MY Lubis, Camat Bunut Faisal SSTP, Kepala SMKN 1 Bunut H Ahmad Khairulli MpdI, Ketua Penyelenggara Ubir NY, SPd, dan 50 peserta dari siswa SMKN 1 Bunut dan SMAN 1 Bunut yang diadakan selasa (19/5/15) pukul 10.00 - 17.00 WIB di Gedung serba guna SMKN 1 Bunut.
Dalam kesempatan itu, kepada pelajar diterangkan arti pentingnya berlalu lintas dan pengenalan rambu-rambu lalu lintas. Kemudian juga dijelaskan isi dari UU Nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan dan sesi tanya jawab kepada Dishub Pelalawan dan Kanit Lantas Pangkalan Kuras.
Kabid Manajemen dan Rekayasa Ahmadi SH berharap agar para pelajar dan orang tua serta guru-guru yang ada di sekolah dapat berpartisipasi dalam kegiatan itu.
"Kami berharap pelajar, orang tua dan guru menjadi pelopor keselamatan dalam berlalu lintas serta dapat menularkan arti pentingnya keselamatan lalu lintas kepada diri sendiri dan lingkungan sekitarnya. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat Kota Pekanbaru. Terutama bagi para pelajar dan orang tua serta para guru agar lebih mejaga keselamatan keluarga selama berkendaran." harapnya.
Camat Bunut Faisal SSTP mengatakan dalam sambutannya, diakuinya hingga kini masih banyak ditemukan pelajar yang menggunakan kendaraan sepeda motor dijalan lintas bono atau jalan lintas pariwisata selancar sungai terbaik didunia, namun belum memiliki SIM dan tidak menggunakan helm SNI.
"Selain itu juga tidak melengkapi surat-surat kendaraan dan tak menggunakan knalpot asli. Jadi, ia mengharapkan penyuluhan ini agar bisa berlanjut setiap tahunnya dan dengan penyuluhan ini, 50 peserta dari siswa SMKN 1 Bunut dan SMAN 1 Bunut agar dapat mengetahui dan mengerti arti dari berlalu lintas," ujarnya.
(anton)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Lima Fungsional Auditor Inspektorat Resmi Dilantik Bupati Pelalawan
-
Hukrim
Kejati Riau Perikasa 50 Saksi Korupsi Berjamaah APBD Pelalawan
-
Pendidikan
Mahasiswa FKIP UNRI Uji Kemampuan Bahasa Inggris
-
Sosial
Gubernur Riau Minta Kembalikan Kejayaan Kabupaten Kampar
-
Sosial
Bupati dan Ketua DPRD Pelalawan Bantah Kembali Potong Gaji Honorer
-
Traveler
Pemkab Pelalawan Tingkatkan Sarana Wisata Danau Betung

