• Home
  • Sosial
  • Disnakertrans Dumai: Welder Wajib Miliki Sertifikat

Berkaca Dari Tumbangnya Tangki Timbun PT IBP

Disnakertrans Dumai: Welder Wajib Miliki Sertifikat

Rabu, 14 Januari 2015 12:50 WIB
DUMAI : Pengusaha industry di Dumai diminta untuk mempekerjakan tenaga kerja sesuai keahlian yang dimiliki. Khusus untuk pembangunan tanki timbun, pengusaha dihimbau agar dikerjakan tukang (welder) yang memiliki sertifikat.

Hal terebut ditegaskan  Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Dumai Drs H Amiruddin MM  terkait terjadinya insiden tumbangnya tanki timbun CPO milik PT Inti Benua Perkasatama (IBP) di Lubukgaung Kecamatan Sungai Sembilan belum lama ini.

"Tenaga welder yang mengerjakan tanki timbun di lokasi industry wajib memiliki sertifikasi. Diduga welder dari kuat sub kontraktor yang mengerjakan pembangunan tanki timbun milik PT IBP tersebut   tak memiliki sertifikat," sesal Amiruddin MM, kemarin.

Menurut Amiruddin, pihaknya tak pernah mendapat laporan dari PT IBP terkait konstruksi bangunan tanki timbun CPO miliknya di Lubukgaung. Maka dari situ dipastikan tenaga kerja las (welder) yang mengerjakan tanki timbun tersebut tak memiliki sertifikat.

"Kami tak ada menerima laporan seperti apan konstruksi tanki timbun dan welder mamiliki sertifikat atau tidak. Nah ke depan, kita minta seluruh perusahaan industry yang hendak membangun industry membuat laporan resmi ke Disnakertrans Kota Dumai, termasuk data welder yang mengerjaskan pembangunan tanki timbun tersebut," tgasnya

Untuk diingat tangki timbun berisi minyak CPO milik perusahaan PT. IBP yang beroperasi di kelurahan Lubuk Gaung kecamatan Sungai Sembilan, tumbang dan memenuhi aliran parit, Nopember 2014 lalu. Kejadian itu membuat warga sekitar berdatangan dan mengambil minyak CPO itu untuk dimasukkan ke dalam drum hingga berjejer di pinggiran parit tersebut.

Ratusan masyarakat tampak berlomba-lomba mengambil tumpahan minyak tersebut di kanal perusahaan. Kondisi itu membuat macet arus lalu lintas, sehingga petugas keamanan dari perusahaan diperbantukan untuk mengatur lalu lintas.

Camat Sungai Sembilan Zulkarnaen, membenarkan insiden robohnya tangki timbun yang berisi ribuan ton minyak CPO milik perusahaan PT. Inti Benua Perkasatama tersebut. Pihaknya juga sudah memerintahkan perusahaan untuk mengantisipasi secepat mungkin

Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kota Dumai, Bambang Suryanto mengatakan bahwa pihak menerima kabar insiden tumbangnya 6 tanki CPO milik PT IBP. Masing-masing tangki itu memiliki daya isi sebanyak 3000 ton minyak CPO.

"Jumlah tangki timbun yang tumbang itu ada enam. Itu sesuai dengan peninjauannya saya bersama Tim LH Dumai. Dari enam tangki timbun yang tumbang itu, satu tangki diketahui berisi minyak CPO dan akhirnya meluber hingga ke lingkungan," katanya.

(jon/jon)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar