Forum Masyarakat Pelalawan Ngotot Minta Blok Kampar Dikelola BUMD
Senin, 30 Juni 2014 15:40 WIB
PEKANBARU - Di hadapan Komisi VII DPR RI, Perwakilan Forum Masyarakat Pelalawan Merebut Blok Kampar Tengku Zulmizan F Asegaf ngotot pengelolaan Blok Kampar supaya diserahkan ke daerah. Saat ini Blok Kampar tersebut masih dikelola PT Medco hingga 31 Desember mendatang.
Hal itu ditegaskan Tengku Zulmizan di hadapan Komisi VII di ruang Auditorium Kantor Gubernur, Senin (30/6/14). Pertemuan itu dipimpin oleh Wakil Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman dan dari Komisi VII DPR RI Sutan Sukarnotomo.
Bupati Pelalawan HM Haris turut hadir, SKK Migas dan Perwakilan PT Medco serta beberapa Satker yang ada di lingkungan Pemprov Riau.
Menurut Tengku Zulmizan, ada beberapa faktor, menyebabkan Forum Masyarakat Pelalawan Merebut Blok Kampar meminta sumur minyak diserahkan ke daerah. Diantaranya, karena minimnya perhatian perusahaan terkait.
Kemudian, tidak melibatkan tenaga kerja tempatan. Bahkan aktifitas perkantoran saja tidak ada, kecuali hanya beberapa orang saja termasuk security.
Terkait tentang rencana pengelolaan, PT Medco yang saat ini sudah menjalani dua kali perpanjangan pengelolaan sumur minyak oleh pusat.
Zulmizan mengaku sudah berupaya mendatangi Kementerian ESDM untuk mempertanyakan kontrak pengelolaan Blok Kampar yang sudah berakhir Desember mendatang. Sayangnya, usaha itu tak dianggap kementerian terkait.***(mok)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda
-
Lingkungan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kapolda Riau Pimpin Penanaman Mangrove di Dumai
-
Sosial
Hari Lahir Pancasila 2026 di Dumai Berlangsung Khidmat, Perkuat Persatuan Bangsa
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal

