Gubernur Pakai Innova Kepala Dinas Harus Avanza
Selasa, 11 November 2014 15:35 WIB
PEKANBARU : Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) menyatakan jika pelaksana tugas Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman menggunakan mobil Innova senilai kurang dari Rp400 juta, maka pejabat eselon setingkat kepala dinas harus memakai Avanza senilai kurang Rp250 juta.
"Ini akan menekan biaya untuk kendaraan operasional para pejabat yang selama ini sangat besar," kata Koordinator FITRA Riau Usman di Pekanbaru, Selasa.
Menurut dia, kesederhanaan Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman harus diikuti oleh kalangan pejabat eselon setingkat kepala dinas yang selama ini cenderung "bergagah-gagahan" menggunakan mobil mewah.
Jika itu dilakukan, kata Usman, maka akan berpotensi ada penghematan anggaran cukup besar, diperkirakan mencapai 50 persen dari pengeluaran untuk mobil dinas sebelumnya.
"Bayangkan saja, kalau seandainya mobil kepala dinas atau kepala badan itu jenisnya setara Pajero yang seharga lebih Rp400 juta per unit, dikalikan 34 pejabat, maka nilainya sudah mencapai Rp13,6 miliar," katanya.
Namun kalau mobil tersebut diganti dengan Avanza yang per unitnya sekitar Rp200 juta, maka anggaran yang dibutuhkan hanya Rp6,8 miliar.
Menurut dia, ada penghematan anggaran sebanyak 50 persen atau sekitar Rp6,8 miliar yang tentunya bisa dialokasikan pada program yang lebih bermanfaat bagi masyarakat.
"Itu masih ilustrasi hitung-hitungan kotor saja. Yang jelas perilaku sederhana Plt Gubernur Riau saat ini sudah berdampak positif bagi pemerintahan yang selama ini terkesan dipenuhi oleh pejabat yang cenderung mewah," katanya.
Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman dalam beberapa hari terakhir mengubah penampilan saat menjalankan tugas-tugas pemerintahan, salah satunya adalah "mengandangkan" mobil dinas mewah dan menggantinya dengan mengendarai mobil sederhana Innova.
Sebelumnya dia biasa menggunakan sedan mewah Toyota Crown dan ketika berjalan ke luar kota menggunakan Toyota Land Cruiser yang harganya bisa miliaran rupiah per unit.
Arsyadjuliandi Rachman juga memastikan membatalkan proyek pengadaan mobil dinas senilai sekitar Rp70 miliar untuk unsur pimpinan dan anggota DPRD Riau, serta pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemprov Riau.
(ant/red)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Pendidikan
5 Tips Bijak Bermedia Sosial Ala Remaja Terbaru 2024
-
Hiburan
Via Vallen Teriak Histeris Dengar Suara Rintihan Saat Live IG
-
Sosial
Mensos Bersama Gubernur Riau Kunjungi Balai Abiseka Pekanbaru
-
Sosial
Menteri Sosial Minta Bank Buka Blokir Kartu Bansos di Riau
-
Lingkungan
Upaya Pemerintah Dalam Pelaksanaan Perhutanan Sosial Riau
-
Ekbis
Gubernur Riau Promosikan Produk UMKM Masyarakat Lewat Medsos Pribadinya

