Hadapi MEA, Disnaker Dumai Ciptakan Naker Lokal Siap Pakai
Minggu, 03 Januari 2016 22:50 WIB
DUMAI - Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) telah diberlakukan sejak akhir Desember 2015 lalu. Maka mau tidak mau, Sumber Daya Manusia (SDM) harus siap khususnya SDM Kota Dumai. Kalau tidak, akan jadi penonton di Negeri sendiri.
Dengan pemberlakukan MEA, persaingan bursa tenaga kerja akan semakin ketat dan kompleks. Kalau tidak mau kalah bersaing, maka SDM local harus siap. Menciptakan SDM siap pakai pun wajib dilakukan.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Dumai Drs.H.Amiruddin,MM ternyata sudah menyiasati hal tersebut dengan menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) dengan memprogramkan pelatihan tenaga kerja Kota Dumai.
Kendati dana APBD Dumai tergolong minim dan tak mampu mengakomodir seluruh program pelatihan yang direncanakan, namun Disnakertrans Kota Dumai tak patah arang. Sejumlah perusahaan di Kota Dumai akan dirangkul untuk bekerjasama meningkatkan SDM Kota Dumai.
Pasalnya, perusahaan butuh tenaga skill. Untuk itu, data tenaga kerja yang dibutuhkan dirangkum untuk selanjutnya dilatih. Jika tenaga kerja tersebut sudah terlatih dan siap pakai, otomatis SDM Kota Dumai dapat tersalurkan dan ditampung perusahaan.
"Kita akan melakukan pelatihan tenaga kerja sesuai kebutuhan perusahaan dan pasar kerja yang tersedia, dan Disnakertrans Kota Dumai juga sudah memiliki data base tenaga kerja tahun 2015 s/d 2020," kata Amiruddin belum lama ini.
Menurut Amiruddin, dalam rangka menghadapi MEA, pihaknya telah memiliki program mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) dengan melakukann berbagai pelatihan. Diantaranya pelatihan yang bersumber dari dana APBD Kota Dumai serta pelatihan dengan menggandeng perusahaan melalui program CSR.
Ada pun pelatihan dengan menggunakan dana APBD Tahun 2016, Disnakertrans Kota Dumai akan melakukan pelatihan kepada 120 orang meliputi pelatihan welder sertifikasi, boiler sertifikasi, pelatihan salon, pelatihan menjahit, bordir, lokomotif dan pelatihan instalasi listrik.
Sementara untuk pelatihan usaha mandiri, pihaknya kata Amiruddin, akan menggandeng perusahaan dengan menggunakan dana tanggung jawab social atau Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan yang beroperasi di Kota Dumai.
Keterangan yang berhasil dihimpun menyebutkan, MEA tidak hanya membuka arus perdagangan barang atau jasa, tetapi juga pasar tenaga kerja professional. Untuk itu tenaga kerja lokal harus memiliki daya saing tinggi.
Untuk itu, pemerintah daerah diharapkan mengambil peran untuk meningkatkan rasa percaya diri SDM lokal. Tidak saja melalui peningkatan kompetensi di bangku sekolah dan sistem pembelajaran yang terus ditingkatkan, namun pelatihan keterampilan tenaga kerja wajib dilakukan.
Seperti diketahui, Pemerintah Indonesia telah menetapkan 12 sektor prioritas yaitu pariwisata, kesehatan, logistik, penerbangan, komunikasi dan informatika, pertanian, kayu, karet, otomotif, tekstil atau garmen, elektronik dan perikanan.
Seiring dengan hal tersebut, Pemerintah harus menyiapkan beberapa strategi kebijakan untuk mempersiapkan tenaga kerja. Pertama adalah percepatan penerapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKNNI) dan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) di semua sektor.
Pelatihan kerja dan sertifikasi kompetensi kerja merupakan bagian penting dari investasi sumber daya manusia yang berkualitas dan dalam persaingan global, kompetensi sangat penting sebagai bukti otentik atas kompetensi kerja yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja yang sesuai dengan standar yang ditetapkan.
"Salah satu upaya yang kita lakukan adalah mempersiapkan SDM terampil melalui pelatihan-pelatihan dengan menggunakan dana APBD Dumai serta dana CSR perusahaan. Dan saya berharap, dengan upaya-upaya tersebut, Pemko Dumai melalui Disnakertrans Kota Dumai mampu menyiapkan SDM yang memiliki daya saing dan keahlian yang tinggi serta profesional," tutup Amiruddin.
(via/via)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Kesehatan
Riau Ikuti Kebijakan MUI Pusat Soal Vaksin Measles Rubella
-
Meranti
Tanggapan Bupati Meranti Soal Vaksin Measies Rubella Tak Kantongi Sertifikat Halal MUI
-
Nasional
70 Kontingen Dumai Ikuti Pawai Budaya Rakernas Apeksi di Malang
-
Sosial
50 Bidan PTT Dumai Terima SK CPNS Tahun 2017
-
Sosial
Momentum HKN 2017, Seluruh ASN Pemko Dumai Diminta Kerja Profesional
-
Kesehatan
Wawako Dumai Imbau Masyarakat Dukung Program 2 Anak Cukup

