Jokowi Perintahkan Perusahaan Konversi Gambut Ditinjau Ulang
Kamis, 27 November 2014 16:25 WIB
MERANTI : Presiden Joko Widodo memerintahkan Menteri Kehutanan Siti Nurbaya untuk meninjau ulang perusahaan yang mengkonversi lahan gambut di Kabupaten Meranti, Provinsi Riau. Hal itu disampaikan Jokowi usai blusukan ke hotspot kebakaran hutan di Riau.
"Perusahaan-perusahaan yang mengkonversi gambut menjadi tanaman monokultur sudah saya sampaikan ke Menhut agar ditinjau kembali," kata Jokowi usai blusukan titik api di Meranti Riau kepada wartawan di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Kamis (27/11/2014).
Jika aktivitas perusahaan yang menanami lahan gambut dengan tanaman sawit itu dianggap mengganggu ekosistem maka harus segera diambil tindakan.
"Kalau mengganggu ekosistem, juga menyebabkan seperti tadi di lapangan, disampaikan sagu (tanaman) kena tonggeret (serangga) gara-gara tanaman monokultur, cek di lapangan langsung diputuskan," jelas Jokowi.
Selain itu, Jokowi juga mengatakan agar bupati memperhatikan pembuatan kanal. Hal ini penting karena untuk mengatur air dan membuat lahan gambut selalu basah sehingga kebakaran hutan bisa diminimalisir.
"Kalau memang itu adalah pekerjaan yang benar dan tahun depan tidak ada kebakaran lagi, itu bisa jadi model provinsi lain, karena yang terbakar bukan hanya Riau, tapi Jambi, Sumsel, dan Kalimantan," katanya.
Blusukan Jokowi dilakukan dari pukul 07.00- 11.00 WIB. Jokowi terbang naik helikopter TNI AU Super Puma bersama Ibu Iriana, Mensesneg Pratikno, Menteri Kehutanan Siti Nurbaya dan Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman.
(fan/fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Pendidikan
5 Tips Bijak Bermedia Sosial Ala Remaja Terbaru 2024
-
Hiburan
Via Vallen Teriak Histeris Dengar Suara Rintihan Saat Live IG
-
Sosial
Mensos Bersama Gubernur Riau Kunjungi Balai Abiseka Pekanbaru
-
Sosial
Menteri Sosial Minta Bank Buka Blokir Kartu Bansos di Riau
-
Lingkungan
Upaya Pemerintah Dalam Pelaksanaan Perhutanan Sosial Riau
-
Ekbis
Gubernur Riau Promosikan Produk UMKM Masyarakat Lewat Medsos Pribadinya

