• Home
  • Sosial
  • Karyawan PT ASI Temukan Bayi Perempuan Dikerumuni Semut di Bawah Jembatan

Karyawan PT ASI Temukan Bayi Perempuan Dikerumuni Semut di Bawah Jembatan

Minggu, 11 Januari 2015 17:07 WIB
TEMBILAHAN : Seorang bayi yang berumur satu hari dengan berjenis kelamin perempuan ditemukan dalam kondisi dikerumuni semut di bawah Jembatan Sungai Inai di Kabupaten Indragiri Hilir, oleh seorang karyawan yang hendak pergi bekerja.

Sadis benar bayi berjenis kelamin perempuan ini, baru saja tiba ke dunia yang fana ini bukannya mendapat tempat dan pelukan yang hangat dari orang tuanya, ia malah diletakan di bawah jembatan dengan tali pusar masih menempel dan dibungkus menggunakan sarung batik.

Bayi perempuan yang baru berumur 1 hari ini pertama kali ditemukan oleh seorang karyawan, dimana pada Minggu (11/1/2015) sekitar pukul 07.30, karyawan PT Agro Sarimas Indonesia (ASI) ini berencana berangkat kerja.

Saat melewati jembatan sungai Inai di Desa Sencalang Kecamatan Keritang, Indragiri Hilir (Inhil), pria ini mendengar suara tangisan bayi. Sontak, pria itu langsung mencari sumber suara tangisan sang bayi itu dan akhirnya menemukannya.

Setelah itu, ia lalu berusaha mencari asal tangisan tersebut, dan alangkah terkejutnya ia ketika melongok ke bawah jembatan terlihat seorang bayi perempuan tanpa pakaian sedang dikerumuni semut. Tanpa pikir panjang, pria ini lalu membawa bayi malang itu ke Puskesmas terdekat.

''Pertama kali ditemukan oleh karyawan PT ASI, setelah dibawa ke Puskesmas ini lalu kita lakukan pemeriksaan, Alhamdullilah kondisi bayinya sehat wal afiat, hanya saja banyak semut di tubuhnya,'' kata Mohammad Taslim SKM, salah seorang perawat di Puskesmas Pengalihan Keritang kepada GoRiau.com

Dikatakan Taslim pula, saat ini bayi mungil tersebut masih berada di Puskesmas Pengalihan Keritang, sementara aparat kepolisian sedang berada di tempat pertama kali bayi ini ditemukan untuk mengetahui siapa yang tega membuang anak yang baru dilahirkan tersebut.

''Kita merasa tidak percaya saja, siapa yang tega memperlakukan anak sendiri seperti itu, untung saja tidak kenapa-napa bayinya. Sekarang masih kita jaga di Puskesmas sambil menunggu arahan selanjutnya,'' jelas Taslim.

(rdk/grc/adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar