Kementerian PDT RI Janji Kucurkan Rp26 Miliar Bangun Rangsang Pesisir
Jumat, 09 Oktober 2015 21:00 WIB
MERANTI - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia, berjanji akan menguncurkan dana sebesar Rp26 Miliar untuk Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti. Dana tersebut diperuntukan untuk percepatan pembangunan dibeberapa desa khususnya, pembangunan infrastruktur jalan dan sarana air bersih.
Penegasan itu disampaikan oleh Kepala Sub Bidang Pengembangan Daerah Perbatasan Kementerian PDT RI, Budi, dalam Rakor singkat bersama Camat Rangsang Pesisir Idris Sudin, Wakapolres Meranti Kompol. Stp. Manulang dan Kepala Desa, dalam kunjungan Tim Kementerian PDT di daerah itu, Kamis (8/10/2015) kemarin.
Diakui Budi, dalam kunjungannya bersama tim kawasan Rangsang Pesisir banyak ditemukan sarana dan prasarana infrastruktur yang sangat mempeihatinkan, salah satu yang menjadi sorotan adalah jalan poros Desa Sonde menuju Tenggayun Raya dan minimnya sarana air bersih.
Selain itu Kementerian PDT RI juga akan membantu Pengadaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk meningkatkan elektrifikasi di Kecamatan pemekaran tersebut.
"Kami melihat sarana dan prasarana didaerah ini sangat memprihatinkan untuk itu Kementerian PDT RI akan mengucurkan bantuan sebesar 20 miliar rupiah untuk infrastruktur jalan, 1,25 miliar rupiah untuk PLTS, dan sisanya untuk pembangunan sarana air bersih," ungkap Budi.
Janji pihak Kementerian PDT itu disambut antusias oleh Camat Rangsang Pesisir Indris Sudin dan 11 Kepala Desa yang hadir. "Kami sangat berharap bantuan APBN ini segera dikucurkan dalam rangka memperlancar akses antar desa yang sangat memprihatinkan," ujar Idris.
Dikatakan Budi, jumlah total bantuan dari Kementerian PDT untuk Kabupaten Kepulauan Meranti sebesar Rp200 Miliar, dan masih banyak lagi bantuan pusat yang busa diraih. Hanya saja perlu peran aktif dari Kabupaten melalui Desa yang berkoordinasi dengan Kecamatan dan SKPD terkait ditingkat kabupaten untuk mengusulkan proposal ke Kementerian.
"Bantuan di pusat sangat banyak cuma kami minta oeran aktif dari Kabupaten untuk mengusulkan proposal agar busa ditindaklanjuti. Desa bisa membuat proposal ke Bupati untuk diteruskan ke Kementerian, kami tunggu hingga 2019 nanti," ucapnya.
Hal senada juga disampaikan Siswanto dari Direktorat Jenderal Pembangunan Kawasan Pedesaan Kementerian PDT RI, dikatakan Siswanto dibidangnya saat ini tengah membuat program gerakan pembangunan daerah perbatasan yang menyediakan banyak bantuan untuk desa yang berada didaerah perbatasan. Hanya saja untuk mendapatkan bantuan itu perlu Penetapan Kawasan Pedesaan melalui Peraturan Bupati (Perbup) yang diteken oleh Bupati Defenitif.
"Nanti lampirkan proposal bantuan sesuai kebutuhan pembangunan strategis di desa, proposal dapat dibuat oleh Kades, berkoordinasi dengan Kecamatan dan Dinas PU," jelasnya.
Dalam upaya meraih dana dari Kementerian PDT RI, ditegas Budi pihak Desa dan Kecamatan dapat mengajukan bantuan apa saja syaratnya dikoordinasikan dengan dinas teknis. Baik itu masalah Pendidikan, Air Bersih, Perikanan, penanggulangan abrasi dan lainnya. "Silahkan koordinasikan dengan teknis sesuai dengan kebutuhan masing-masing," paparnya.
Sementara itu Kadis PU Kabupaten Kepulauan Meranti Ardhahni menegaskan bantuan yang diusulkan oleh desa harus fokus pada pembangunan untuk kepentingan masyarakat langsung seperti pembangunan jalan poros, PDAM, abrasi, pelabuhan dan lainnya, dari dinas PU sendiri akan membantu menyiapkan proposal untuk diteruskan ke Kementerian.
Dalam pertemuan itu juga dihadiri Wakapolres Kepulauan Meranti Kompol STP Manulang, Kepala Desa Se-Rangsang Pesisir dan pihak terkait lainnya.
(adv/hum/fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Bupati Meranti Ajak Seluruh Masyarakat Dukung Program Pembangunan
-
Sosial
Bupati Meranti Klaim Sukses Turunkan Angka Kemiskinan Meski Anggaran Minin
-
Ekbis
Sekda Klaim Kemampuan Anggaran Pemda Kepulauan Meranti Memprihatinkan
-
Hukrim
Puluhan Pengunjukrasa Geruduk Kantor Bupati dan DPRD Meranti
-
Hukrim
Korupsi Dana Desa, Dua Oknum Kades di Kepulauan Meranti Menghilang
-
Sosial
Wabup Meranti Hadiri Peringatan Ke-71 Bhayangkara dan Sunatan Massal

