• Home
  • Sosial
  • Laporan Suspect Mers Masih Nihil di Meranti

Laporan Suspect Mers Masih Nihil di Meranti

Minggu, 18 Mei 2014 17:51 WIB

SELATPANJANG - Meskipun di sejumlah daerah telah ditemukan warga yang terinfeksi virus Mers (Middle East respiratory syndrome), namun hingga kini kasus tersebut belum ditemukan di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti.

Demikian diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti, dr Irwan Suwandi saat dikonfirmasi melalui selulernya, Jumat (16/5) lalu. Ia menyatakan hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan adanya masyarakat yang diduga menjadi suspect virus Mers.

"Hingga saat ini, kita belum menemukan penderita virus Mers yang saat ini penyebarannya diduga berasal dari Timur Tengah," ujarnya. 

Meskipun demikian, khusus untuk UPT Puskesmas yang tersebar di tiap kecamatan se-Kepulauan Meranti, pihaknya telah mengintruksikan dan menyurati pihak terkait agar terus memonitor kondisi masyarakat setempat serta lebih meningkatkan kewaspadaan dengan mensosialisasikan tentang penyebaran virus tersebut.

"Untuk mengantisipasi penyebaran virus Mers tersebut, kita telah mengirimkan surat edaran kepada seluruh Puskesmas yang ada di Kepulauan Meranti, agar bisa mendeteksi sedini mungkin jika ada ditemukan gejala yang menunjukkan penyakit tersebut di masyarakat. Langkah ini dilakukan agar suspect Mers bisa diberikan penanganan secepatnya untuk mencegah penularan kepada orang lain," sebutnya.

Ditambahkan Irwan, Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan RSUD Kepulauan Meranti untuk mengantisipasi jika nantinya ditemukan suspect virus Mers tersebut untuk bisa ditampung guna diberikan penanganan selanjutnya.

"Kita juga akan koordinasikan hal ini dengan pihak RSUD, bagaimana nantinya jika memang ada masyarakat yang diduga terinfeksi Mers ini bisa ditangani oleh pihak RSUD," katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa sejauh ini gejala umum yang muncul dari penularan penyakit tersebut mirip dengan flu biasa yang juga disertai  demam tinggi, batuk dan sesak nafas.

"Jadi bagi warga yang merasakan gejala tersebut, diharapkan untuk segera memeriksakan diri ke pusat layanan kesehatan yang ada di lokasi daerahnya masing-masing. Dan kami juga menghimbau agar masyarakat membiasakan berprilaku hidup sehat serta meningkatkan sistem imunitas tubuh agar tidak mudah terserang virus mematikan tersebut," imbaunya. (roy)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar