Lulusan Sarjana Dominasi Pengangguran di Pekanbaru
Jumat, 13 Desember 2013 17:38 WIB
PEKANBARU - Kepala Dinas Ketenagakerjaan Pekanbaru mengatakan angka pengangguran di Pekanbaru masih di dominasi dari kalangan sarjanawan. Indikasinya dapat dilihat kalangan sarjana yang terbanyak lakukan proses pencarian kerja di disnaker melalui pengurusan kartu pencari kerja.
Sementara dari kalangan tamatan SMA sederajat hanya sedikit. Meski demikian angka pengangguran tahun ini mengalami penurunan dari 39 ribu, kini tinggal 18 ribu, ungkap kadisnaker Pekanbaru Pria Budi kepada Wartawan, Jumat (13/12/2013).
Untuk menekan angka pengangguran ini berbagai upaya sudah dilakukan, baik membuka job fair, job exspo maupun memeberikan pembinaan dan pelatihan kerja.
Masih banyaknya kalangan sarjanawan belum terserap melalui pembukaan lowongan kerja, karena sebagiannya tidak mampu dan tidak memenuhi kriteria yang di butuhkan perusahaan. Sementara perusahaan membutuhkan tenaga profesional, artinya mampu sesuai keinginan perusahaan.
Seperti dibukanya lowongan kerja (job fair) belum lama ini, yang dibutuhkan sebanyak 10 ribu tenaga kerja, namun hanya terserap 40 sampai 50 persen saja.
"itu lantaran pencaker tidak mampu memenuhi keinginan perusahaan sesuai kriterianya," kata Pria Budi.
Meski demikian, disnaker juga mampu memenuhi target yang di tetapkan. Pemerintah mentargetkan disnaker harus memeperkerjakan sebanyak 5072 orang di setiap tahunnya. Untuk tahun ini sudah melewati angka tersebut. Artinya berkisar 6 ribu lebih.***(dan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal
-
Sosial
Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026, Menag Ajak Perkuat Harmoni dan Persatuan
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Ekbis
Hari Buruh Internasional 2026, Prabowo Resmikan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga

