• Home
  • Sosial
  • MUI Kabupaten Meranti Sebut Kerukunan Umat Beragama Berjalan Harmonis

MUI Kabupaten Meranti Sebut Kerukunan Umat Beragama Berjalan Harmonis

Senin, 03 Agustus 2015 19:54 WIB
MERANTI - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kepulauan Meranti, H Nizam Munadi, mengatakan, toleransi beragama di Kabupaten Kepulauan Meranti sangat baik. Hal ini terjadi karena terciptanya komunikasi yang baik antar pemeluk umat beragama, Organisasi Masyarakat, pemerintah dan instansi Polri serta TNI.

"Kalau untuk Meranti, toleransi antar umat beragama sangat bagus. Antar umat pemeluk beragama hidup berdampingan dalam keseragaman yang harmonis. Contohnya ada Vihara dan Musholla di Selatpanjang yang dibangun beberdampinga," ujarnya.

Ia juga memastikan, tidak pernah mengharamkan umat non-Islam merayakan agamanya. Justru, ujar dia, yang ada umat Islam dan non Islam di Meranti selalu mendukung dalam perayaan hari besar umat beragama dan menghormati perbedaan keyakinan yang ada. "Tidak ada kata Mayoritas dan minoritas di sini. Apakah karena mayoritas, lalu berhak untuk melarang orang melakukan ibadah," tuturnya.

Lukman liem, tokoh masyarakat etnis Tionghoa Islam mengatakan, kerukunan atarumat beragama di Kabupaten Kabupaten Meranti, khususnya di Selatpanjang, sangat baik sehingga perbedaan-perbedaan yang dilatarbelakangi agama tidak terlihat.

"Hal ini menandakan bahwa warga di Meranti, khususnya di Selatpanjang, baik Muslim maupun non-Muslim sangat menjunjung tinggi toleransi beragama. Kerukunan antarumat beragama selama ini kami rasakan berjalan dengan baik," kata Liem.

Menunjukan keharmonisan itu, etnis Tionghoa Muslim bersama Polres Kepulauan Meranti berencana akan membangun Mesjid yang arsitektur Tiongkok Asli. 

"Pembangunan Mesjid yang rencananya dibangun di Desa Insit Laut Kecamatan Tebingtinggi Barat. Pembangunan Mesjid itu sebenarnya diprakarsai oleh Kapolres Kepulauan Meranti sebagai simbol harmonisasi kerukunan beragama di Meranti," ujarnya.

Terpisah, Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP. Z Pandra Arsyad mengatakan, masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti sangat cinta damai sehingga toleransi antarumat beragama sangat dijunjung tinggi di daerah yang mayoritas penduduknya beragama Islam itu.

"Silaturahmi menjadi kekuatan kita bersama mewaspadai campur tangan orang-orang yang tidak bertanggung jawab memperkeruh situasi Meranti yang sudah damai dan aman," kata Pandra.

Menurut Pandra, masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti sangat unik, hal itu terlihat saat perayaan keagamaan. Setiap umat beragama saling mengucapkan selamat kepada pemeluk agama lain yang sedang merayakan perayaan hari besar keagamaan.

"Contohnya saja saat Imlek dan perayaan idul fitri kemarin. Semua masyarakat berkeliling dari rumah ke rumah pemeluk agama lain untuk bersilaturahmi dan sekedar mengucapkan selamat," ujarnya. 

(adv/hum)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar