Migas Dipotong Rp226 Miliar, Pemprov Riau Rasionalisasi Anggaran
Selasa, 23 Agustus 2016 10:33 WIB
PEKANBARU - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Ahmad Hijazi mengaku disibukkan dengan kegiatan merasionalisasi anggaran yang berulang-ulang.
Ini disebabkan adanya keputusan justifikasi harga minyak dan gas (migas) untuk Riau pada triwulan terakhir yang dipotong sebesar Rp226 miliar.
"Sudah ada justifikasi terhadap harga Migas di triwulan terakhir, kita dipotong Rp226 miliar. Ini yang memberatkan TAPD, karena harus berulang-ulang merasionalisasi anggaran," ungkap Ahmad Hijazi, Senin (22/8/2016) di Pekanbaru.
Ia mengatakan, sejumlah belanja langsung Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) akan dirasionalisasi 'habis-habisan'. Ini dikarenakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tengah mengencangkan ikat pinggang akibat tidak stabilnya harga minyak dunia.
"Jadi kami memohon maaf kepada masyarakat, karena kami akan mendahulukan urusan wajib yang menunjang RPJMD kita," kata pria kelahiran Indragiri Hilir.
(rdk/grc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
Didukung PHR-BRGM, Produk Unggulan 10 Desa di Rohil-Siak Masuki Pasar Digital
-
Ekbis
Operasi PHR di WK Rokan Meningkat, Peluang Ekonomi Riau Terangkat
-
Ekbis
Momentum Wujudkan Kemandirian Energi Lewat Blok Rokan
-
Ekbis
Temu Media SKK Migas dan PHR WK Rokan Hadirkan Dahlan Iskan
-
Ekbis
SKK Migas-Pertamina dan Polda Riau Teken Kerjasama Pengamanan WK Rokan
-
Politik
DPRD Riau Panggil Pertamina Bahas BUMD untuk B2B di Blok Rokan

