• Home
  • Sosial
  • OKP Tuding Panitia Musda KNPI Bengkalis Belum Siap

OKP Tuding Panitia Musda KNPI Bengkalis Belum Siap

Kamis, 26 Maret 2015 16:37 WIB
BENGKALIS - Menjelang dilaksanakannya Musyawarah Daerah Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (Musda DPD KNPI) Kabupaten Bengkalis, sejumlah persiapan yang dilakukan panitia dinilai sejumlah Organisasi Kepemudaan (OKP) dan Pimpinan Kecamatan (PK) belum maksimal dan masih semrawut. 

Salah satunya terhadap surat pemberitahuan pendaftaran untuk OKP dan PK yang akan mengikuti Musda KNPI tersebut tidak transparan.

"Sejauh ini kami hanya diketahui dari mulut ke mulut dan baliho yang dipasang, sementara surat resmi untuk undangan terhadap OKP dan PK untuk hadir dalam Musda nanti belum juga kami dapatkan dari panitia," keluh Ketua Gerakan Pemuda Pembangunan Indonesia (GPPI) Kabupaten Bengkalis, Rino Emral, Kamis (26/3/2015).

Rino melihat ada indikasi bahwa panitia pelaksana dalam menerima pendaftaran beberapa OKP dan PK di luar dari ketentuan yang ditetapkan. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan, jadwal pendaftaran yang ditetapkan panitia dari tanggal 16 - 22 Maret pukul 08.00 s.d 17.00 WIB.

"Kami menerima informasi beberapa OKP dan PK itu mendaftarkan malam Senin, di luar jam yang ditentukan, bahkan ada yang mendaftarkan di hari lain. Ini ada apa? Kenapa terkesan dipaksakan? Tampak jelas ketidak-konsistensi yang melaksanakan. Kami tak ingin mengatakan keberpihakan mereka (panitia), tapi mereka sendiri  yang menunjukkan bahwa mereka memihak dan tidak konsisten," katanya lagi.

Hal yang sama juga diungkapkan Sekretaris Pemuda Muslimin Indonesia (PMI) Kabupaten Bengkalis, Sukma Irawan yang mengharapkan panitia untuk tidak memihak kepada salah satu calon  dan berjalan di koridor yang telah ada dalam AD/ART  dan aturan lain yang mengatur terhadap tata cara pelaksanaan Musda KNPI ini.

"Kita berharap kawan - kawan panitia dan pihak - pihak yang berhasrat maju berjalan di koridor yang ada, jangan menghalangi apalagi mengangkangi hak - hak mereka yang ingin berpartisipasi," ujarnya sembari menambahkan. 

"Berpegang lah pada aturan, kembalikan pada AD/ART dan peraturan lainnya yang melandasi jika memang ragu dalam mengambil tindakan. Jangan mengeluarkan statement - statement yang malah nantinya menertawakan diri sendiri," imbuhnya.

(der/hrc/rdk)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar