Selama Apeksi-ICE dan Dumai Expo 2014,
Pemko Dumai Dirikan Sembilan Posko Kesehatan
Kamis, 22 Mei 2014 13:49 WIB
DUMAI- Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Kesehatan setempat mendirikan posko kesehatan untuk memberikan pertolongan medis kepada seluruh peserta yang mengikuti acara Apeksi, Indonesia City Expo dan Dumai Expo 2014.
Pendirian posko kesehatan ini untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan baik itu pengunjung maupun para tamu dari Apeksi dan Indonesia City Expo yang saat ini tengah dilaksanakan di Kota Dumai selama satu pekan.
"Sebagai tuan rumah kita tidak ingin buruk dimata tamu undangan dari segi fasilitas. Makanya, kita sebagai tuan rumah ingin memberikan yang terbaik dalam memberikan pelayanan pada kesehatan ini," ungkap Marjoko Santoso, Kadiskes Dumai, Kamis (22/5/14).
Dikatakan Marjoko, sembilan titik posko kesehatan tersebut ada dokter jaga dan perawat. Sehingga petugas medis ini bisa membantu pengunjung ataupun peserta saat membutuh perawatan medis. Tapi, jika pasien mengalami kondisi darurat langsung dilarikan ke RSUD Dumai.
"Bagi pasien yang butuh penanganan khusus, maka kita juga sudah menyiapkan mobil ambulance yang siaga di setiap posko. Sehingga saat pasien dirujuk, penanganan bisa dilakukan di Rumah Sakit Umum secara maksimal," ungkap Marjoko.
Kemudian Dirut RSUD Dumai Syaiful kepada media ini mengatakan, untuk layanan kesehatan pihaknya memberikan ruangan khusus bagi peserta Apeksi maupun Indonesia City Expo yang berlangsung di Kota Dumai.
"Ruangan khusus sudah kita siapkan jelang puncak pelaksanaan Apeksi, Indonesia City Expo dan Dumai Expo 2014. Ruangan khusus ini untuk menangani pasien atau peserta yang mengalami sakit cukup serius," ungkap Syaiful.
Sementara Walikota Dumai Khairul Anwar mengatakan, pendirian posko yang disiapkan Dinas Kesehatan ini untuk memaksimalkan acara skala nasional yang diselenggarakan di Kota Dumai selama satu pekan.
"Ini acara skala nasional, kita sebagai tuan rumah tidak ingin mengecewakan tamu yang datang dari seluruh Kota di Indonesia sebagai peserta dari rangkaian Apeksi dan Indonesia City Expo 2014," ungkap Khairul Anwar disela-sela Rakernas Apeksi 2014.***(a)
Pendirian posko kesehatan ini untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan baik itu pengunjung maupun para tamu dari Apeksi dan Indonesia City Expo yang saat ini tengah dilaksanakan di Kota Dumai selama satu pekan.
"Sebagai tuan rumah kita tidak ingin buruk dimata tamu undangan dari segi fasilitas. Makanya, kita sebagai tuan rumah ingin memberikan yang terbaik dalam memberikan pelayanan pada kesehatan ini," ungkap Marjoko Santoso, Kadiskes Dumai, Kamis (22/5/14).
Dikatakan Marjoko, sembilan titik posko kesehatan tersebut ada dokter jaga dan perawat. Sehingga petugas medis ini bisa membantu pengunjung ataupun peserta saat membutuh perawatan medis. Tapi, jika pasien mengalami kondisi darurat langsung dilarikan ke RSUD Dumai.
"Bagi pasien yang butuh penanganan khusus, maka kita juga sudah menyiapkan mobil ambulance yang siaga di setiap posko. Sehingga saat pasien dirujuk, penanganan bisa dilakukan di Rumah Sakit Umum secara maksimal," ungkap Marjoko.
Kemudian Dirut RSUD Dumai Syaiful kepada media ini mengatakan, untuk layanan kesehatan pihaknya memberikan ruangan khusus bagi peserta Apeksi maupun Indonesia City Expo yang berlangsung di Kota Dumai.
"Ruangan khusus sudah kita siapkan jelang puncak pelaksanaan Apeksi, Indonesia City Expo dan Dumai Expo 2014. Ruangan khusus ini untuk menangani pasien atau peserta yang mengalami sakit cukup serius," ungkap Syaiful.
Sementara Walikota Dumai Khairul Anwar mengatakan, pendirian posko yang disiapkan Dinas Kesehatan ini untuk memaksimalkan acara skala nasional yang diselenggarakan di Kota Dumai selama satu pekan.
"Ini acara skala nasional, kita sebagai tuan rumah tidak ingin mengecewakan tamu yang datang dari seluruh Kota di Indonesia sebagai peserta dari rangkaian Apeksi dan Indonesia City Expo 2014," ungkap Khairul Anwar disela-sela Rakernas Apeksi 2014.***(a)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal
-
Sosial
Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026, Menag Ajak Perkuat Harmoni dan Persatuan
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Ekbis
Hari Buruh Internasional 2026, Prabowo Resmikan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan

