• Home
  • Sosial
  • Pemprov Riau: Stok Logistik Korban Banjir Mulai Menipis

Pemprov Riau: Stok Logistik Korban Banjir Mulai Menipis

Kamis, 11 Februari 2016 13:14 WIB
Warga berusaha mengangkat anaknya ke atap rumah ketika terjadi banjir luapan Sungai Kampar di Desa Pulo Lawas Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau, Selasa (9/2/2016). (Antara)
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengaku stok logistik untuk korban banjir di Kabupaten Kampar mulai menipis.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Riau, Edwar Sanger, mengatakan pihaknya mengupayakan menambah stok beras dan bahan makanan dari Kementerian Sosial.

"Khusus untuk di Kampar, Pemerintah Provinsi Riau telah menyalurkan bantuan 1,2 ton beras dan bahan makanan, beberapa waktu yang lalu. Namun kini, stoknya menipis. Sementara warga masih dievakuasi di posko banjir dan masih membutuhkan sembako," katanya, kemarin.

Sementara itu, korban banjir masih menerima bantuan dari sejumlah perusahaan dan komunitas sosial terus berupa uang, pakaian bekas, bahan makanan, dan lainnya. Tim BPBD, TNI, Polri dan warga setempat masih fokus mengevakuasi korban banjir.

Selain Kampar, musibah banjir juga menerpa Kabupaten Rokan Hulu dan Kuantan Singingi. Masing-masing sungai di kabupaten itu meluap akibat tingginya curah hujan. Ketinggian air mencapai 150 cm atau setara dengan tinggi leher orang dewasa.

Edwar merincikan, sedikitnya 1012 rumah terendam banjir di Kampar. Sementara di Rokan Hulu tercatat1020 rumah terendam banjir. Sebanyak 544 rumah di Kabupaten Kuantan Singingi juga terendam banjir.

Bencana banjir itu juga menyebabkan 3000 ha sawah tenggelam Sedikitnya 1.126 ha sawah tidak lagi dapat diselamatkan. Ribuan binatang ternak juga tak bisa diselamatkan. Selain itu, peternak ikan lele dan patin juga mengalami kerugian jutaan rupiah.

Banjir itu menyebabkan jalan lintas Riau-Sumbar terputus. Akibatnya distribusi bahan makanan dari Sumbar akan terganggu. Hal ini dikhawatirkan akan membuat stok pangan menipis dan mengalami gejolak harga. Pasalnya, bahan makanan di Riau umumnnya diimpor dari Sumbar.

(rdk/bnc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Banjir
Komentar