• Home
  • Sosial
  • Plt Gubri Bakal Kembangkan Wisata di Riau

Plt Gubri Bakal Kembangkan Wisata di Riau

Minggu, 15 Februari 2015 18:00 WIB
PEKANBARU - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman ingin suatu hari nanti masyarakat dari provinsi lain pergi berwisata ke Riau. Menikmati alam dan objek wisata lainnya yang saat ini sedang dikembangkan. 

Menurut Andi begitu dia biasa disapa, hal itu tidaklah mustahil jika apa yang sudah direncanakan pemerintah provinsi juga didukung penuh oleh kabupaten/kota terkait.

"Saya bermimpi suatu hari nanti orang-orang Sumatera Barat pergi berwisata ke Riau. Selama inikan kita yang selalu ke sana (berwisata)," kata Andi, Sabtu (14/2/15) kemarin.

Menurut mantan anggota DPR RI ini, Riau sebenarnya tidak kalah menarik jika berbicara potensi wisata. 

Sebut saja Pulau Jemur di Rohil, Bono di Pelalawan, Candi Muara Takus dan Danau PLTA Koto Panjang di Kampar, Istana Siak, pantai Rupat di Bengkalis termasuk potensi alam lainnya yang ada di Kuansing. 

Hal itu paparnya bukanlah sekedar retorika belaka. Saat ini sudah ada investor yang berminat mengelolanya. Beberapa objek alam lainnya juga sedang ditawarkan kepada investor.

Untuk mendukungnya, Pemprov saat ini terus berupaya membangun atau meningkatkan infrastruktur ke objek-objek wisata tersebut. 

Diantaranya saat ini Pemprov telah menggarkan sebesar Rp80 miliar untuk meningkatkan pembangunan jalan menuju Candi Muara Takus menjadi dua jalur. Anggarannya sudah ada di APBD 2015. 

Selain itu, Pemprov juga sudah mengalokasikan anggaran miliaran rupiah untuk pembangunan akses jalan menuju wisata Bono di Teluk Meranti. 

Menurut Andi, jika infrastruktur jalan menuju wisata Bono tersebut bisa terealisasi nanti, maka akan semakin mempermudah orang berkunjung ke sana. Wisata Bono ke depan harus terus dimaksimalkan, karena tergolong satu keajaiban dunia yang belum tentu bisa dijumpai di daerah lainnya. 

Brand itu mestinya papar Andi, harus bisa dijual kemana-mana, untuk menyaksikan langsung bagaimana terjadinya gelombang besar yang diakibatkan adanya pertemuan antara air laut dan sungai. 

"Sebenarnya alam di Riau ini bisa disebut tidak kalah dengan daerah lain. Coba lihat di Kampar ada Candi Danau PLTA Koto Panjang, di Kuansing juga begitu. Tinggal sekarang kemaun kita bersama-sama untuk mengangkatnya," ungkap Andi lagi.

(mok/rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar