Plt Sekda Meranti Optimis Pembangunan Kedepan Berjalan Optimal
Senin, 06 Februari 2017 17:35 WIB
MERANTI - Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti Julian Norwis SE MM menghadiri sekaligus membuka secara resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun Anggaran 2018.
Acara berlangsung di Aula gedung serbaguna Kantor Camat Rangsang Barat, Senin (6/2/17). Diawali dengan sambutan Camat Rangsang Barat Drs Said Jamhur MM, Ia pun mengatakan kami sangat apresiasi hari ini karena Kecamatan Rangsang Barat perdana dalam Musrenbang Kecamatan ini.
"Oleh karena itu, kami sangat apresiasi sekali dan semua Musrenbang seluruh Desa se Kecamatan Rangsang Barat sudah kami rekap dan kita akan serahkan semuanya dengan Bappeda Kabupaten Meranti agar bisa berjalan dengan baik, " ujar Said.
Di lanjut Camat, untuk Kecamatan Rangsang Barat yang sangat prioritas dalam pembangunan yakni insfrastruktur, pendidikan, PLN, kesehatan dan lain sebagainya.
Sementara itu, menurut pandangan Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti Marhisyam mengatakan Musrenbang termasuk dalam hal yang sangat penting untuk pembangunan segala bidang. Tanpa Musrenbang kita tidak bisa mengakomodir usulan-usulan yang telah disampaikan oleh masyarakat.
"Oleh karenanya, bagi kami di DPRD sangat penting baik dari segi hukum, perencanaan dan pengawasan. Dan yang terpenting usulan skala prioritas dari masing-masing desa itu kita harapkan agar terarah dan semuanya dapat," kata Marhisyam.
"Pada anggaran tahun 2016 kemarin, ada kegiatan yang tertunda dan terpaksa di tunda dan kita semua tahu kondisi APBD Kabupaten Meranti terjadi rasionalisasi sehingga terhambat pembangunan yang sudah diusulkan," ujarnya dengan singkat.
Selanjutnya, Plt Sekda Meranti Julian Norwis SE MM mengatakan Musrenbang yang kita jalani ini secara bertahap berdasarkan amanat undang â€" undang yang sudah ditentukan dan insyallah akhir februari apabila sudah selesai Musrenbang Kecamatan kita secepatnya Musrenbang tingkat Kabupaten.
"Yang jelas sesuai arahan Bupati Meranti H. Irwan kita tetap fokus skala prioritas yang kita bangun seperti insfrastruktur, pendidikan, kesehatan dan berbagai bidang lainnya," ujar Sekda optimis.
Lanjut Plt Sekda Julian Norwis yang akrab disapa Icut itu juga, menjelaskan dengan melalui Musrenbang ini nantinya kita minta pihak terkait bisa merekap dan merespon apa saja yang sangat prioritas.
Dan pada hakikatnya kita semua mau memproses apa saja usulan â€" usulan dari masing desa se Kecamatan Rangsang Barat ini, tetapi kita bisa dengan cara menjemput dana yang ada di APBD Provinsi maupun APBN Pusat nantinya.
"Seperti untuk tahun 2017 ini ada dana alokasi khusus (DAK) sekitar 4,5 miliar untuk pembangunan irigasi dan perairan di Kecamatan Rangsang Barat sebanyak 18 km dan semuanya baik tanggul kita akan usahakan juga sampai cetak sawahnya berhasil," ungkap Icut.
Dengan demikian, Dia pun mengharapkan kedepannya kita akan optimis agar bisa membangun semua sektor bahkan di Kecamatan Rangsang Barat ini bisa kita jadikan wisata agro dan sebagainya.
"Karena Kecamatan Rangsang ini bisa kedepannya maju tetapi kita bersama bahu membahu untuk itu semua demi pembangunan di Kabupaten Kepulauan Meranti kedepannya, harapnya.
Sekedar informasi, turut mendampingi Plt Sekda Meranti Julian Norwis, Anggota DPRD Kabupaten Meranti Marhisyam dan Edi Masyhudi, Kepala BAPPEDA Kabupaten Meranti Mamun Murod, Kepala Dinas/ Badan di lingkungan Pemkab Meranti, Camat Rangsang Barat Said Jamhur, Kades se Kecamatan Rangsang Barat, Kapolsek Rangsang Barat Iptu Roemin Putra dan pejabat pemkab Meranti lainnya.
(wal/wal)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Bupati Meranti Ajak Seluruh Masyarakat Dukung Program Pembangunan
-
Sosial
Bupati Meranti Klaim Sukses Turunkan Angka Kemiskinan Meski Anggaran Minin
-
Ekbis
Sekda Klaim Kemampuan Anggaran Pemda Kepulauan Meranti Memprihatinkan
-
Hukrim
Puluhan Pengunjukrasa Geruduk Kantor Bupati dan DPRD Meranti
-
Hukrim
Korupsi Dana Desa, Dua Oknum Kades di Kepulauan Meranti Menghilang
-
Sosial
Wabup Meranti Hadiri Peringatan Ke-71 Bhayangkara dan Sunatan Massal

