• Home
  • Sosial
  • RSUD Arifien Achmad Bantah Terlantarkan Pasien

RSUD Arifien Achmad Bantah Terlantarkan Pasien

Senin, 02 Maret 2015 16:59 WIB
PEKANBARU - Kabid Pelayanan RSUD Arifien Achmad, Ruswaldi Senin (2/3/15) membantah RSUD menelantarkan pasien atas nama Jelita. Karena menurutnya, setelah dilakukan pemeriksaan, pasien tersebut menunggu dilakukan operasi dan bukan pada posisi perawatan.

Menurutnya, kronologis peristiwa adalah pasien datang ke poli bedah plastik pada 23 Februari 2015. Pasien dilayani dokter onkologi dan sudah dilakukan pemeriksaan penunjang (USG dan Laboratorium) serta didiagnosa.

Kemudian pada 25 Februari datang lagi ke poli bedah dengan membawa laporan tadi. Namun karena bukan jadwal onkologi, maka pasien dipersilahkan kembali pada 27 Februari.

Kemudian pada 27 Februari, pasien Jelita datang lagi pasien ke polibedah dilayani dokter onkologi. Setelah diperiksa kembali, hasilnya pasien menderita Casinoma cell squamosa (kanker kulit) dan direncanakan akan dilakukan amputasi.

"Lalu pasien dianjurkan ke petugas di bagian ruang rawat inap di ruang Anyelir untuk meminta jadwal operasi. Namun karena jadwal operasi padat, petugas di Anyelir meminta nomor handphone agar ketika mendapatkan jadwal operasi, pasien bisa dihubungi," terangnya.

Menurut Ruswaldi, entri jadwal operasi sampai bulan Juni. Satu hari jadwal operasi bisa sampai 3-4 jadwal operasi dengan durasi 3 jam peroperasi. 

"Namun dengan melihat skala prioritas dan urgenitas dari jenis penyakit pasien, Jelita akan diusahakan agar mendapatkan prioritas untuk jadwal operasi," terangnya.

Sementara Junihar Silaban (44) menyatakan ingin pulang di Desa Pinggir dan menunggu jadwal operasi.

(H-we)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar