• Home
  • Sosial
  • Resahkan Warga, Lurah Selatpanjang Barat Sidak Kos-kosan

Resahkan Warga, Lurah Selatpanjang Barat Sidak Kos-kosan

Senin, 19 Januari 2015 19:21 WIB
MERANTI : Menjamurnya koskosan di wilayah kelurahan selatpanjang barat yang izinnya juga masih diragukan  selama ini membuat masyarakat menjadi  resah, hingga akhirnya masyarakat melaporkannya kepada pihak kelurahan, karena diduga koskosan tersebut telah disalah gunakan,bahkan diduga koskosan tersebut dijadikan sebagai tempat mesum.

Guna menindak lanjuti keresahan masyarakat tersebut, Lurah selatpanjang barat Juwita Ratna Sari, didaping stafnya ketua RT/RW ,tokoh masyarakat serta melibatkan sejumlah wartawan lurah selatpanjang barat itu  melakukan sidak kebeberapa koskosan yang menjamur di wilayah kelurahan selatpanjang barat barat tersebut.

Koskosan yang pertama disidak oleh lurah ada kosan Jempol, kemudian sidak dilanjutkan kosan Kopi O dan kekeberapa koskosan lainnya yang ada diwilayah kmelurahan selatpanjang barat itu. 

Termasukkosan yang berada di wilayah sungai juling, Namun sayangnya Sidak yang dilakukan oleh lurah beserta rombongan pada minggu (18/1) malam kemarin diduga cium oleh penghuni Kosan, sehingga sidak pada malam itu tidak membuahkan hasil sebagai mana yang diharapkan.

Meskipun sidak pada malam itu dimulai sekitar pukul 20.00wib dilakukan dengan berjalan kaki dan kendaraan roda,namun hasilnya cukup tidak memuaskan karena ada beberapa kosan para penghuninya sudah meninggalkan kosan tersebut, sehingga kedatangan rombongan sidak tersebut tidak membuahkan hasil.

Dari pantauan riauheadlinecom dilapangan sidak pada malam itu hanya sipatnya untuk mengetahui kebenaran informasi yang diterima oleh pihak keluahan,namun meskipun Lurah mengetahui beberapa lokasi kosan yang ti dilaporkan masyarakat tersebut,namun sejumlah kosan yang didatang sudah tidak ada penghuninya lagi,bahkan ada kosan yang engan membukakan pintu pagar rumahnya.

Selain memantau Sejumlah kosan yang diduga dijadikan sebagai tempat mesum tersebut, lurah selatpanjang barat itu juga memantau beberapa tempat yang dianggap rawan,salah satunya diwilayah sandang pagan yang suasananya gelap tanpa ada penerangan lampu sehingga dikuatirkan tempat tersebut  akan menjadi rawan.

Dari hasil sidak yang dilakukan meski tidak ditemukan pasangan yang mencurigakan, namun dari tingkah laku yang para penghuni yang berada di dalam kosan tersebut membuat kecurigaan adanya hal yang tidak beres. 

Karena selain pemiliknya yang tidak berada di tempat lokasi, sejumlah kamar kosan juga banyak yang dikunci dari dalam dan penghuni tidak mau membuka pintunya meski sudah diinstruksikan dari luar untuk membuka pintunya, namun sedikit pun tidak dihiraukan. Hal yang sama juga terjadi terhadap kosan lain yang di datangi rombongan, selain pemilik kosan tidak ditemui kamar juga tidak mau dibuka.

Lurah Selatpanjang Barat, Juwita Ratna Sari S Farm Apt saat wawancarai sejumlah wartawan  usai sidak  pada malam itu mengungkapkan bahwa sebenarnya pihaknya bukan melakukan razia terhadap sejumlah kosan tersebut, melainkan melakukan pengecekan dalam hal memastikan kebenaran dari laporan warga yang dianggap resah akibat dari dugaan kosan yang dijadikan sebagai   tempat mesum.

"Kita mau memastikan apakah benar laporan warga yang mengeluh atas adanya dugaan sejumlah kosan yang telah kita datangi ini sebagai tempat maksiat. kita juga telah menghimbau kepada penghuninya (pengekos) agar melapor kepada RT apabila ada warga dari luar yang datang dan tinggal di kos dalam jangka waktu lama (bekerja)," sebut Juwita.

Jika hal demikian masih berlangsung maka Juwita menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan tindakan terhadap kosan yang membandel." Selanjutnya kita akan menyurati para pemiliknya, dan jika hal ini masih terjadi maka selanjutnya kita bekerjasama dengan Satpol- PP untuk melakukan penertiban," tegasnya.

"Untuk mewujudkan kenyaman bagi warga , kedepannya lurah Selatpanjang barat itu akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan Satpol-PP untuk melakukan penertiban terhadap koskosan yang dianggap membandel dan tidak mau mengindahkan imbauan kita," ungkapnya. 

(fan/riky)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar