• Home
  • Sosial
  • Wagup Bengkalis Ingatkan Masyarakat Jauhi ODHA

Sosialisasi Pencegahan HIV/AIDS

Wagup Bengkalis Ingatkan Masyarakat Jauhi ODHA

Jumat, 05 Desember 2014 18:32 WIB
BENGKALIS : Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kabupaten Bengkalis menggelar sosialisasi pencegahan dan penanggulangan HIV dan Aids dilingkungan Kemenkumham Bengkalis. 

Dalam acara ini sendiri dihadiri oleh Ketua Pelaksana KPA Bengkalis, H. Suayatno yang juga sekaligus sebagai pemateri, kemudian Kalapas Bengkalis, Bawon, Pegawai Lapas, dan juga Warga Binaan yang ada di Lapas Kelas II Bengkalis. 

Ditemui usia acara, Suayatno mengungkapkan pelaksanaan sosialisasi tersebut masih dalam rangkaian hari HIV dan Aids serta hari Narkoba sedunia yang pada tahun ini pelaksanaannya di laksanakan di Kemenkumham.

"Pada tahun ini untuk peaksanaan peringatan hari HIV dan Aids diserahkan ke Kemenkumham, karena itu di Bengkalis dilaksanakan di Lapas Bengkalis," ungkap orang nomor dua di Bengkalis ini.

Diungkapkannya kegiatan ini juga untuk menyentuh semua pihak termasuk Warga Binaan.

"Warga Binaan yang ada disini diharapan pemahaman mereka tentang HIV Aids juga mereka miliki, bukan saja masyarakat yang diluar Lapas," ujarnya.

Dari data yang ditampilkan KPA, kasusu HIV di kabupaten Bengkalis sebanyak 239 kasus, sedangkan untuk Aids di Bengkalis sebanyak 51 kasus. Sementara untuk yang meninggal sebanyak 33 kasus. 

Untuk kasus HIV sendiri Bengkalis berada diperingkat kedua di Provinsi Riau, sementara untuk kasus Aids, Bengkalis diperingkat ke 5 di Riau dengan Kecamatan Mandau dengan jumlah tertinggi temuan kasus tersebut dan diikuti Kecamatan pinggir. 

"HIV dan Aids kalau merujuk temuan 2010 ketika itu hanya 52 kasus dan pada tahun ini mencapai 239 kasus, itu menandakan bahwa HIV di Bengkalis mengalami peningkatan yang sanga tinggi sekali," terangnya.

"Tentu harapan kita dengan adanya upaya sosialisasi dan lain sebagqainya HIV aids ini bisa ditekan dan kita upayakan seminimal mungkin,"

Suayatno juga menghimbau agar masyarakat tidak menjauhi ODHA (Orang Dengan HIV dan Aids)

"ODHA tetap kita serukan untuk senantiasa melakswanakan cek karena bagaimana pun juga yang sudah terinfeksi HIV sampai saat ini belum ada obatnya, tapi dengan berobat secara rutin banyak hal yang bisa dilakukann, syukur-syukur penyakit nya bisa hilang," katanya. 

"Tetapi kita berharap kesehatan mereka tetap terjaga, kita mendukung mereka untuk selalu berobat. Bagi kita kepada ODHA mereka adalah mereka harus kita dukng, mereka juga memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara dan jangan jauhi mereka," ucapnya. 

Kedepan pihaknya berharap tidak ada lagi kasus HIV dan Aids di Bengkalis. "Kita targetkan dengan sosialisasi terus menerus bisa hilang lah dari bumi Melayu ini (HIV dan Aids, red)," tutupnya.

(der/der)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar