• Home
  • Sosial
  • Warga Langgam Demo di Penampungan Gas EMP Bentu

Warga Langgam Demo di Penampungan Gas EMP Bentu

Rabu, 21 Januari 2015 17:47 WIB
PELALAWAN - Puluhan pemuda dari Kecamatan Langgam menggelar aksi damai di Penampungan gas PT EMP Bentu Limited, Rabu (21/1/15). Aksi ini sebagai bentuk protes kepada manajemen perusahaan yang tidak kunjung merealisasikan permitaan warga.

Aksi yang dimulai sekitar, pukul 11.00 wib berjalan tertib dan lancar. Awalnya, warga mendesak ingin masuk ke pusat penampungan minyak. Namun, usaha warga ini tidak berhasil. Warga hanya berkenan berada diluar pagar areal pintu masuk penampungan gas.

Setidaknya, ada delapan poin penting tuntutan warga dalam aksi ini. Korlap Jhoni Afrizal menuturkan, pada aksi tersebut menyampaikan ada delapan tuntutan yang diminta, pertama bantuan kemasyarakatan untuk kegiatan kepemudaan. Permintaan bantuan pembangunan tempat ibadah berupa mushalla.

Perbaikan jalan Muara Sako, jalur pipa kampung dan pasar baru, simpang tengkorak. Bantuan penimbunan MTQ Pellaawan. Listrik di Muara Sako. Penampungan kontraktor lokal. Kegiatan Pokja sebelumnya sudah terbentuk namun belum terealisasi. Pengangkatan tenaga kerja lokal.

Setelah melakukan aksi dan menyampaikan tuntutan, kedua belah pihak menempuh perundingan disebuah rumah makan di Pangkalan Kerinci.

Hasil perundingan kedua belah pihak perwakilan EMP Bentu di wakli oleh Rustam Effendi dari sejumlah tuntutan, pihak perusahaan bersedia memenuhi beberapa poin tuntutan.

Diantara poin yang disepakati dan di tanda tangani kedua belah pihak diantaranya, pihak perusahaan bersedia membantu perbaikan jalan lingkungan kelurahan Langgam. Seterusnya, bakal merealisasi bantuan untuk penunjang operasional untuk kepemudaan, melalui karang taruna.

Tidak itu saja, pihak perusahaan juga bersedia, menampung pengusahan lokal untuk di berdayakan bersama, Dan berjanji akan membantu pengadaan jenset untuk masyarakat Muara Sako yang berjumlah 40 kepala keluarga. Yang akan direalisasikan dalam waktu tiga bulan kedepan.

(feb/feb)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar