• Home
  • Sosial
  • Warga Tiga Kecamatan Andalkan Transportasi Laut

Jalan Darat Belum Optimal di Rohil

Warga Tiga Kecamatan Andalkan Transportasi Laut

Jumat, 14 November 2014 18:24 WIB
BAGANSIAPIAPI : Jalan darat belum optimal, membuat warga tiga kecamatan di Rokan Hilir masih mengandalkan transportasi laut. Tiga kecamatan itu, Kubu Babussalam, Kubu dan Pasir Limau Kapas. 

Warga mengaku, lebih memilih transportasi laut dibandingkan transportasi darat, karena musim hujan saat ini, jalan tanah sulit dilalui. 

Untuk tiket menggunakan transportasi laut, Bagansiapiapi-Kubu harganya Rp80.000, Bagansiapiapi-Panipahan (Pasir Limau Kapas, red) harganya Rp 120.000, Pulau Halang Muka-Belakang (Kubu Babussalam) harganya Rp90.000-120.000. 

Sementara itu, semenjak adanya Jembatan Pedamaran I dan Pedamaran II, warga Kecamatan Pekaitan sudah menggunakan jalur darat. 

Namun, jalan mulus hanya sampai pangkal Jembatan Pedamaran II, selebihnya, warga harus berjuang dalam kubangan lumpur. "Biasanya Suak Air Hitam-Bagansiapiapi hanya 30 menit, namun sekarang karena jalan berlumpur, bisa 1,5 jam, dan yang berkubang lumpur itu saja, hampir satu jam," ujar, Edi salah seorang warga, belum lama ini.  

Kondisi jalan tanah mulai dari pangkal Jembatan Pedamaran II inilah yang menjadi penyebab masyarakat tiga kecamatan (Kubu, Kubu Babussalam dan Pasir Limau Kapas) lebih memilih transportasi laut. 

Pernah mewacana, Pemerintah Provinsi Riau, bakal membangun jalan rigid pavement, dari pangkal Jembatan Pedamaran II sampai ke Sungai Daun, dilanjutkan sampai ke Panipahan, tembus ke Tanjung Balai Asahan (Sumut, red), namun wacana tersebut mulai redup. 

Sementara itu, warga Sungai Daun, Kecamatan Pasir Limau Kapas, jika ingin ke Bagansiapiapi, mereka harus berjuang terlebih dahulu dengan jalan berlumpur dari desa mereka sampai ke Kubu, sampai di Kubu, melanjutkan perjalanan menggunakan transportasi laut.

(nop/nop) 
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar