• Home
  • Sosial
  • Warga Tutup Jalan Masuk ke Pasar Modern Pasirpangaraian

Ganti Rugi Tak Sesuai,

Warga Tutup Jalan Masuk ke Pasar Modern Pasirpangaraian

Selasa, 08 Juli 2014 22:01 WIB

PASIRPANGARAIAN - Warga Desa Rambah Tengah Utara, Kecamatan Rambah menutup jalan masuk di pintu belakang ke Pasar Modern Kampung Padang menggunakan kawat berduri. Penutupan itu dilakukan karena ganti rugi lahan tidak sesuai harga tanah.

Berdasarkan informasi dirangkum riauterkinicom, penutupan jalan masuk di Pasar Modern Pasirpangaraian sudah berlangsung tiga hari terakhir. Aksi tersebut, menurut warga, sebagai bentuk penolakan mereka kepada Pemkab Rohul karena sampai hari ini belum merealisasikan kompensasi ganti rugi lahan.

Sebelumnya, pada 21 Juni 2011 silam, Pemkab Rohul menjanjikan kompensasi berupa lahan kosong berukuran 15X25 meter dekat kawasan Sport Center di Dusun Kubu Manggis, Desa Rambah Tengah Utara, Kecamatan Rambah. Namun, kompensasi bagi 32 kepala keluarga yang rumahnya kena dampak perluasan Pasar Modern belum direalisasi selama dua tahun terakhir.

Juru bicara dari 32 KK di Desa Rambah Tengah Utara, Ijon, mengatakan aksi penutupan akses masuk di pintu belakang Pasar Modern Kampung Padang menggunakan kawat berduri sebagai bentuk kekecewaan mereka kepada Pemkab Rohul karena belum merealisasikan kompensasi berupa tanah ukuran 15X25 meter, sesuai yang telah dijanjikan.

Padahal, untuk mendapatkan kompensasi lahan, 32 KK sudah menyerahkan surat tanah mereka sebagai dasar ganti rugi lahan untuk perluasan Pasar Modern Pasirpangaraian.

Namun, saat 32 KK melihat dan mengukur lahan komvensasi di kawasan Sport Center Kubu Manggis bersama Bagian Tata Pemerintahan Setdakab Rohul, ternyata lahan kompensasi itu masih berstatus aset daerah.

"Sesuai aturan, lahan tak bisa diberikan hibah begitu saja. Yang memberi dan yang menerima lahan akan dikenai aturan hukum," kata Ijon kepada wartawan, Selasa (8/7/14).

"Bila komvensasi lahan tidak juga direalisasikan dalam waktu dekat, kami akan menutup akses pintu masuk dan keluar Pasar Modern. Sebab, ada hak warga yang belum dipenuhi oleh pemerintah," tegas dia.

"Sudah lama masyarakat bersabar, tapi sepertinya pemerintah daerah tidak serius untuk merealisasikan janjinya," tambahnya.

Di tempat lain, Kabag Tapem Setdakab Rohul, Syofwan, mengatakan masalah kompensasi lahan itu sudah difasilitasi oleh Sekdakab Rohul Damri Harun dengan perwakilan warga. Diakuinya, Pemkab tetap komitmen dengan kesepakatan sebelumnya.

Sofwan mengakui memang lahan untuk kawasan Sport Center Kubu Manggis memang tidak bisa diberikan sebagai kompensasi. Sebab itu, pemerintah daerah berusaha mencarikan solusi terbaik untuk masyarakat.

"Bentuk solusi yang akan diberikan, kami masih tetap menunggu koordinasi dengan pimpinan. Dalam hal ini Pak Bupati," jelas Sofwan kepada wartawan.***(zal)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar