• Home
  • Sosial
  • Wawako Dumai Carikan Solusi Pedagang Pasar Kelakap Tujuh

Wawako Dumai Carikan Solusi Pedagang Pasar Kelakap Tujuh

Rabu, 25 Februari 2015 19:38 WIB
DUMAI - Sepertinya permasalahan yang tengah dihadapi pedagang Pasar Kelakap Tujuh sehingga terpaksa memilih pindah untuk berjualan dan membuka lapak ke bahu Jalan Dock Yard belum juga menemukan jalan keluar dan solusi yang tepat. 

Wakil Walikota Dumai Agus Widayat, Rabu (25/2/15) mendatangi Kepala Kantor Pasar (KKP) Bambang Wardoyo dikantornya untuk mencari solusi bagaimana cara terbaik untuk dapat kembali menarik pedagang yang keluar agar kembali berjualan di Pasar Kelakap Tujuh. 

Berdasarkan hasil pertemuan tersebut, Wawako mengatakan untuk menarik pedagang kembali, solusi awal yang harus ditempuh sudah seharusnya pemerintah berinisiatif membuatkan lapak pembongkaran ikan atau agen disana. 

Hal tersebut perlu diupayakan agar harga jual di Pasar Kelakap Tujuh lebih murah dibandingkan pasar lain. Sehingga dengan adanya cara tersebut, dapat dipastikan bisa menarik pembeli untuk memilih berbelanja ke Pasar Kelakap Tujuh. 

Sebab, dikatakannya, selama ini pedagang Pasar Kelakap Tujuh hanya membeli barang dari pasar lain seperti Pasar Bundaran, kemudian barang tersebut akan dijual kembali dengan harga yang berbeda. 

Jadi pembelipun akan berfikir bahwa sama saja bila berbelanja kesana, selain karena faktor harga juga dikarenakan faktor jarak pasar yang cukup jauh, maka kebanyakan pembeli akan berfikir lebih bagus memilih pasar yang terdekat. 

"Saat ini kita perlu mencarikan solusi bagaimana agar Pasar Kelakap Tujuh dapat menjadi hidup dan banyak pembeli sehingga tidak sepi dan menciptakan suasana aman dan nyaman bagi pedagang maupun pembeli," kata Wawako usai menggelar pertemuan bersama KKP beserta Kasatpol-PP. 

Menurutnya, cara tersebut merupakan salah satu jalan keluar yang dianggap paling pas untuk menarik pembeli supaya singgah dan berbelanja ke Pasar Kelakap Tujuh, sehingga tidak ada lagi pengaruh pasar tandingan. 

Kendati begitu perencanaan ini masih dalam tahap pembicaraan atau sekedar wacana, jadi Wawako meminta agar pedagang dapat lebih bersabar. 

Menunggu hal itu, Pemko untuk sementara waktu ini memberikan pedagang kesempatan sementara untuk berjualan di bahu Jalan Dock Yard, sebab menurut Wawako jika dipaksakan untuk kembali ke Pasar Kelakap Tujuh, tentu akan semakin serba salah, karena dagangan mereka akan tidak laku akibat sepi pembeli, sementara kebutuhan hidup mereka terus berjalan. 

Wawako juga berencana pada Kamis (26/2/15) akan turun kelapangan untuk memantau aktivitas di Pasar pinggiran Jalan Dock Yard, yang kemudian akan dilanjutkan ke Pasar Kelakap Tujuh yang sekiranya dengan turun langsung Pemerintah Kota Dumai dapat langsung menampung dan mendengar keluhan pedagang. 

Sementara Kakan Pasar Bambang Wardoyo mengakui sudah menrpogramkan dalam APBD-P untuk membuatkan lapak pembongkaran ikan di Pasar Kelakap Tujuh supaya bisa menarik minat pembeli. "Jadi untuk sementara waktu diminta agar pedagang lebih bersabar, dan kita akan mencarikan solusi ini bersama," katanya. 

Bambang juga berharap kepada Pemko Dumai, Bapeko, dan anggota Dewan untuk nantinya dapat merealisasikan wacana tersebut dalam APBD-P 2015 mendatang. "Awalnya kita akan membuatkan lapak pembokaran ikan segar, kemudian pelan-pelan merambah ke sayur-mayur, dan kepada perkembangan lainnya," katanya. 

Ia juga menegaskan kepada para pedagang untuk tidak dibenarkan mereka berjualan diluar Pasar Kelakap Tujuh, dan diminta untuk segera kembali, "Saya sudah menyampaikan beberapa kali kepada seluruh pedagang, sebab saya selaku Kakan Pasar melindungi dan memberdayakan pedagang tentu sudah menjadi fungsi saya," tutupnya. 

Memang pada dasarnya pedagang sangat tidak dibenarkan untuk berjualan dan membuka lapak disekitar pinggiran Jalan Dock Yard, namun Pemerintah terpaksa menutup mata untuk sementara waktu hingga didapatkannya solusi dan jalan keluar menghadapi permasalahan yang tengah dihadapi pedagang Pasar Kelakap Tujuh tersebut.

(adi/via)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar