Gubri Luncurkan Penyederhanaan Dua Loket Samsat Pekanbaru
Rabu, 29 Juni 2016 13:18 WIB
PEKANBARU - Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman launching penyederhanaan pelayanan dua loket di Samsat Pekanbaru. Setelah launching ini, nantinya warga akan dimanjakan dengan pelayanan cepat berbasis IT (informasi tekhnologi).
Melalui inovasi penyederhaan pelayanan Samsat tersebut, Andi Rachman (sapaan Gubri) menyatakan sangat mengapresiasinya sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat saat ini, yakni pelayanan nyaman dan cepat.
"Inikan bagian dari pelayanan, makanya diperlukan penyederhanan. Tetapi tetap menjaga mekanisme dan pelayanan maksimal yang baik. Apalagi sekarang ini masyarakat semakin kritis, pengen cepat dan baik. Makanya dengan inovasi yang dilakukan Dispenda Riau ini bersama mitranya di Polda, bisa membantu masyarakat," kata Andi Rachman, Rabu (29/6/16).
Selain itu, diharapkan juga dengan semakin maksimalnya pelayanan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea balik Nama Nomor Kendaraan Bermotor (BBNKB), mutasi masuk serta tunggakan masing-masing mendapatkan keringanan sebesar 50 persen bagi mereka yang telah menunggak kendaraannya.
"Dengan kecepatan pelayanan perharinya, otomatis juga mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD)," ungkap Andi.
Pengurangan denda pajak ini berlaku hingga Desember mendatang. Dihimbau kepada masyarakat untuk memanfaatkannya dengan baik. Kemudian dalam rangka administrasi ke depan sekaligus melengkapkan data di Samsat.
Lunching penyederhanaan pelayanan dua loket di Samsat Pekanbaru ini hendaknya juga akan diikuti kabupaten/kota lainnya di Riau. Diharapkan juga inovasi serupa juga dilakukan disektor lainnya demi memaksimalkan PAD di Riau seperti halnya yang dilakukan Dispenda Riau tersebut.
"Maunya seperti itu, biar sama bentuk pelayanan (di Riau). Tinggal menyederahakan saja lagi," ujar Andi.
Sementara Kepala Dispenda Riau SF Hariyanto menyatakan penyederhanaan pelayanan di Samsat ini untuk memberikan pelayanan lebih maksimal dan cepat.
Beberapa inovasi pun dilakukan seperti daftar antri sebelumnya banyak loket-loket, dan antrian tunggunya juga masih ada yang berdiri, kemudian sempit.
Sekarang bisa dilihat pelayanan hanya hitungan menit. Warga yang datang juga layaknya mengantri dibank, dengan suasana nyaman termasuk disediakannya tempat bermain untuk anak-anak.
"Harapan dari ini semua tentu masyarakat bisa mendapatkan pelayanan maksimal dan cepat. Jadi kalau sebelumnya kalau masih ada yang berdiri, sekarang tidak ada lagi," katanya menambahkan.
"Daftar antri seperti di bank, berdasarkan nomor urut. Dengan pelayanan yang nyaman, masyarakat membayar pajak pun sendang yang akhirnya PAD kita pun meningkat," ungkap Kadispenda.
(rdk/rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Tekno
5 Cara Menyembunyikan Alamat IP Anda
-
Tekno
Apa yang Mempengaruhi Nilai Ping Koneksi Internet?
-
Tekno
Bagaimana Menawarkan Wi-Fi ke Tamu di Apartemen Sewa?
-
Tekno
Emoji Mix Oleh Tiktok Sedang Trending Topik
-
Tekno
Cara Berhenti Langganan Layanan Internet IndiHome
-
Tekno
Kominfo Sebut 9 Daerah Upgrade Jaringan 4G

