• Home
  • Bengkalis
  • Bupati Amril Mukminin Minta RSUD Bengkalis Transparan Berikan Informasi

Bupati Amril Mukminin Minta RSUD Bengkalis Transparan Berikan Informasi

Deri Selasa, 24 Oktober 2017 20:22 WIB
BENGKALIS - Bupati Bengkalis, Amril Mukminin meminta kepada semua pihak di RSUD Bengkalis untuk memberikan informasi yang sesungguhnya secara baik dan benar kepada Tim Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS).

Permintaan tersebut disampaikan Bupti ketika menghadiri proses Akreditasi Rumah Sakit Versi 2012 di Ruang Pertemuan Lantai IV Gedung RSUD Bengkalis, Selasa (24/10/2017).

Dalam meningkatkan kualitas pelayanan Rumah Sakit Daerah (RSUD), yang lebih prima dan maksimal melayani masyarakat, Tim Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) melakukan Survei Akreditasi Rumah Sakit Versi 2012 di RSUD Bengkalis.

Dipimpin dr. Sudasri, MHA, dan dua anggota dr Nurhayati, Sp.A dan Ns. Kusnanto, Tim KARS ini akan melakukan survei akreditasi dengan melakukan peninjauan dalam berbagai sisi, selama tiga hari. Seperti, seputar sarana/prasarana, administrasi dan lainya.

"Peningkatan pembangunan dan kualitas pelayanan bidang kesehatan merupakan salah satu prioritas untuk mewujudkan Visi Kabupaten Bengkalis 2016-2021. Agar RSUD Bengkalis dapat memperoleh tingkat kelulusan akreditasi yang baik, maka lakukan kerja sama yang baik," ujar Amril.

"Jangan sampai ada pihak yang menganggap bahwa akreditasi ini akan menjadi beban yang menambah-nambah pekerjaan, karena harus bekerja sesuai standar-standar akreditasi, mengigat sejatinya standar-standar yang dijadikan komponen penilaian dalam survey akreditasi ini adalah untuk dipenuhi dan diimplementasikan dalam jangka panjang, bukan hanya pada saat survey akreditasi, maka semua pihak harus melakukan itu dengan sebenar-benarnya," ungkap Bupati.

Tampak hadir Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Bengkalis H Arianto, Ketua TP PKK Kasmarni Amril, Ketua Komisi IV DPRD Bengkalis Sofyan, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Supardi, Direktur RSUD Bengkalis dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkalis serta para dokter di RSUD Bengkalis.

Acara tersebut diawali dengan penjelasan Bupati Bengkalis. Amril Mukminin, penjelasan Ketua Tim Survei dan dilanjut dengan presentasi Direktur/Kepala RSUD tentang peningkatan mutu dan keselamatan pasien dan program MDGs.Pelaksanaan survei dilakukan selama tiga hari, diantaranya mentelaah dokumen, telaah rekam medis tertutup, telusuran dan pertemuaan tim suveiyor.

Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Bupati mengucapkan selamat datang kepada Tim Survei Akreditasi RSUD Bengkalis. Semoga ini menjadi spirit Pemkab Bengkalis, khususnya managemen RSUD Bengkalis untuk meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.

Pada kesempatan itu,  Bupati juga menjelaskan, RSUD Bengkalis berdiri pada tahun 1937, yang mulanya beralamat di Jalan Jendral Ahmad Yani, dan sejak 2005 RSUD Bengkalis mulai menempati gedung baru hingga saat ini. 

Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Tahun 2007 RSUD Bengkalis ditetapkan sebagai rumah sakit tipe B non pendidikan, dan berdasarkan keputusan gubernur nomor: KPTS.1499/XII/2015 tanggal 31 Desember 2015  ditetapkan sebagai salah satu rumah sakit rujukan regional Propinsi Riau.

Sambung Bupati, hal ini tentunya membuat Pemkab Bengkalis terus berupaya berbenah diri untuk meningkatkan berbagai hal, baik sarana/prasarana kesehatan maupun sumber daya manusia, guna memberikan pelayanan yang prima dan maksimal.

“Sebagaimana kita maklumkan bersama, saat ini masyarakat semakin sadar untuk memilih layanan kesehatan yang baik. Misalnya, masyarakat saat ini tidak sungkan lagi untuk berdiskusi dengan dokter mengenai kegunaan dan efek samping obat yang diresepkan dokter kepada mereka. Mereka juga mulai kritis mempertanyakan apakah alat kedokteran yang digunakan untuk memeriksa mereka sudah steril atau belum,” ujar Bupati.

Masih kata Bupati, Untuk menghadapi dinamika masyarakat yang demikian, Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan, diantaranya mewajibkan dilaksanakannya akreditasi rumah sakit dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan. 

Adapun dasar hukumnya pelaksanaan akreditasi tersebut diantaranya, yaitu undang-undang nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan, undang-undang nomor 44 tahun 2009 tentang rumah sakit, dan Permenkes 1144/Menkes/per/VIII/2010 tentang organisasi dan tata kerja Kementerian Kesehatan.

Khusus kepada seluruh managemen RSUD Bengkalis, Amril berharap motto “sahabat terpercaya dalam kesehatan,” yang sudah menjadi komitmen bersama, benar-benar diimplementasikan dengan baik, kepada siapapun yang dilayani dan dalam kondisi apapun pelayanan tersebut diberikan.

(der/der)
Tags Bupati BengkalisPemkab Bengkalis
Komentar