• Home
  • Advertorial
  • DPRD Rohil Bersama Pemkab Sahkan APBD Perubahan 2017 Sebesar Rp1,8 Triliun

DPRD Rohil Bersama Pemkab Sahkan APBD Perubahan 2017 Sebesar Rp1,8 Triliun

Eka S Sabtu, 25 November 2017 17:41 WIB
ROKAN HILIR - DPRD Rokan Hilir, Riau, mengelar rapat paripurna penyampaian Kebijakan Umum Perubahan Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) APBD Rohil 2017 sebesar Rp1,8 triliun.

Selain itu melakukan penandatanganan kesepakatan, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2017 oleh Ketua DPRD Rohil Nasrudin Hasan dan disaksikan Wakil Bupati Rohil, Jamiludin, di Kantor DPRD Rohil, Senin (13/11/2017).

Disela rapat Wakil ketua DPRD Rohil, Syarifuddin, mengatakan angka yang telah ditetapkan dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2017, dengan memperhatikan prioritas pembangunan daerah dan kemampuan keuangan daerah.

"Kami meminta kepada pemerintah daerah agar KUPA dan PPAS Perubahan  yang telah dipakati ini dapat dijadikan pedoman penyusunan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2017, serta menindaklanjuti masing-masing Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) sebagai acuan dalam penyusunan Rencana Kerja Anggaran (RKA)," sebutnya.

Karena itu dengan telah disepakatinya KUPA dan PPAS perubahan antara pihak eksekutif dan legislatif, diharapkan dapat mempercepat proses pembahasan RAPBD sehingga dapat ditetapkan menjadi APBD Perubahan 2017.

Banggar Sahkan APBD-P Rohil 1,8 Triliun

Dewa Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rohil melalui tim banggar mengesahkan APBD Perubahan (APBD-P) Rokan Hilir tahun anggaran 2017 sebesar Rp1,8 triliun lebih. Hal itu diketahui dari pembahasan tim banggar bersama tim TAPD, Sabtu (25/11/2017), kemarin malam. 

Selain itu, dari anggaran awal ada kenaikan sebesar Rp 25 miliar lebih dari bantuan keuangan pemprov Riau.Sidang paripurna agenda pengesahan APBD-P Rohil tahun 2017, dibuka ketua DPRD Rohil Nasrudin Hasan, dihadii wakil bupati RohilJamiluddin, wakil ketua DPRD Rohil dan kepala satuan perangkat daerah.

Ketua harian badan anggaran, Darwis Syam, dalam pemaparanya menyebutkan APBD Murini Rohil tahun 2017 sebesar Rp1,7 triliun lebih, kemudian dalam perubahan Pemkab Rohil mengajukan Rp1,8 triliun lebih.

Setelah dibahas jumlah itu mengalami kenaikan Rp42 miliar lebih, namun setelah dilakukan pembahasan antara tim banggar bersama TAPD, maka terdapat peningkatan pendapatan yang berasal dari bantuan keuangan provinsi sebesar Rp25 miliar.

Ketua DPRD Rohil, Nasrudin, mengatakan bahwa dalam pembahasan sebelumnya telah disepakati untuk fokus membayar kewajiban yaitu tunda bayar dan kedua tenaga honor dan hak hak pegawai negeri sipil yang ada di Pemkab Rohil.Kemudian, lanjutnya, kegiatan yang sudah dikerjakan untuk dibayar. 

"Kita menghimbau pemerintah agar tak ada kegiatan fikisik setelah pengesahan APBD-P sebab waktunya hanya sebulan, kemudian ditambah pemotongan evaluasi mungkin hanya tinggal 3 minggu saja," katanya.

Pada kesempatan itu Wabup Jamiludin, mengatakan meski terlambat dalam pengesahan tetapi kegiatanya berjalan lancar, mudah-mudahan apa yang menjadi kendala selama ini dapat direalisasikan.

"Pertama alhamdulilah sudah disahkan, kedua pembayaran gaji honor dan bayar tunda lainya akan dituntaskan, dan dalam waktu dekat APBD Murni 2018 akan dibahas." ungkapnya.

(adv/adv)
Tags DPRD RohilPemkab Rohil
Komentar