Kelabui Petugas Bandara Pekanbaru, Dua Warga Surabaya Selipkan Narkoba di Selangkangan
Hadi Pramono Jumat, 08 Desember 2017 07:49 WIB
PEKANBARU - Dua warga asal Surabaya, Jawa Timur Moh Syaifuddin Zuhri (21) dan M Ebie Firdaus (25) terpaksa diamankan petugas Avsec Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru karena kedapatan membawa dua bungkus narkoba diduga sabu-sabu, Kamis (07/12/17) malam.
Uniknya, untuk mengelabui petugas, dua pria bertatto itupun sengaja memakai 4 lapis celana dan menyelipkan bungkusan narkoba yang dibawanya diselangkangan.
"Mereka memakai 4 lapis celana saat menyelipkan bungkusan narkoba itu di selangkangan. Ada dua bungkusan yang mereka bawa, masing-masing bertuliskan 563 gram," ujar General Manager Bandara SSK II Pekanbaru, Jaya Tahoma kepada riauterkini.com.
Menurut dia, terungkapnya dua penumpang pembawa narkoba itu sendiri berhasil berkat ketelitian petugas melakukan pengecekan. Pasalnya, barang yang dibawa bukan berupa logam dan alarm metal detektor pun tak berbunyi saat kedua pelaku melewatinya.
"(alarm metal detektor) memang tidak berbunyi, karena (bungkusan narkoba) kan bukan jenis logam. Tapi karena gerak-geriknya mencurigakan, petugas kita langsung sigap memeriksa kedua pelaku. Setelah diperiksa barulah ketahuan mereka berdua membawa bungkusan narkoba yang diselipkan di selangkangannya," paparnya.
Masih kata Jaya, dua pelaku itu sendiri rencananya akan melakukan penerbangan dari Pekanbaru menuju Jakarta menggunakan maskapai Lion Air dengan nomor penerbangan JT 297. Keduanya bahkan sudah berada di Kota Bertuah sejak 5 Desember lalu.
"Pengakuannya, mereka sudah di sini (Pekanbaru) sejak dua hari lalu (5 Desember). Dari Pekanbaru rencananya mereka mau ke Jakarta," sebutnya.
Dilokasi yang sama, Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto menuturkan, akan mengembangkan penyidikan pasca tertangkapnya kedua pelaku. Kedua pelaku juga langsung diserahkan ke pihaknya untuk proses hukum lebih lanjut.
"Kita sudah serah terima pelaku untuk pengembangan lebih lanjut. Akan kita telusuri darimana barang (narkoba) itu mereka dapat serta apa peran keduanya. Apakah pengedar atau kurir nanti kita bisa tahu setelah memeriksa mereka berdua," tutupnya.
(rdk/rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
F1QR Lanal Dumai Gagalkan Penyelundupan Sabu 5,404 KG dari Malaysia
-
Hukrim
KPPBC Dumai Amankan Tersangka dan 19.516 Butir Ekstasi dari Malaysia
-
Hukrim
Inilah Fakta Anak Lilis Karlina yang Masih Kecil Jadi Bandar Narkoba
-
Hukrim
BNN Tangkap Oknum Polisi dan Warga Sipil Bawa 50 Kilogram Narkoba di Dumai
-
Bengkalis
Bupati Bengkalis Buka Seminar Kebangsaan Peringatan Hari Anti Narkoba
-
Hukrim
Kapolda Riau Minta Jajaran Tindak Tegas Bandar Narkoba

