• Home
  • Dumai
  • Tim Disnakertrans Dumai Sidak Pembinaan ke Kantor PT ESM

Tim Disnakertrans Dumai Sidak Pembinaan ke Kantor PT ESM

Hadi Pramono Selasa, 31 Juli 2018 17:57 WIB
DUMAI - Tim Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Dumai bersama Satpol PP Pemko Dumai turun ke lokasi industri PT Energi Sejahtera Mas (ESM) Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Selasa (31/7/18).

"Tim melakukan inspeksi mendadak (Sidak) dalam rangka pembinaan terhadap perusahaan di kota Dumai,” kata Kepala Dinas Tenaga Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) kota Dumai, Suwandi di ruang kerja Selasa (31/7/18) sebelum melepas tim.

Sementara di lokasi industri PT ESM, tim disambut dua orang managemen PT ESM dan subkon yang bekerja di perusahaan.

Kepala Bidang (Kabid) Perselisihan Industri dan Ketenagakerjaan Disnakertran Dumai Muhammad Fadhly SH menegaskan setiap perusahaan yang bekerjasama dengan PT ESM wajib melaporkan ke Disnakertrans Dumai.

“Foto copy kontrak vendor serta wajib lapor dan PKWT serta perizinan lainnya tolong dilaporkan Senin pekan depan. Kalau Tak dilaporkan, pekerjaan diberhentikan dulu sementara,” tegas Fadhly

Menurut Fadhly, Disnakertran Kota Dumai sudah tiga kali melayangkan surat panggilan kepada PT ESM untuk segera menyerahkan pencatatan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) dan perizinan ke kantor Disnakertrans Jalan Kesehatan Dumai.

Namun sayang, dengan alasan yang tidak jelas managemen PT ESM tak kunjung hadir. Bahkan perusahaan yang bergerak di bidang industry pengolahan CPO dan turunannya itu tak memberi kabar sama sekali. “Kami merasa diabaikan managemen perusahaan,” sesal Fadhly.

Untuk diingat Disnakertrans Kota Dumai sudah melayangkan surat panggilan kepada sejumlah perusahaan di Kota Dumai. Bahkan kepada managemen PT ESM dan PT Shil On Servise (SOS) sudah untuk ketiga kalinya surat panggilan dilayangkan, namun managemen perusahan tersebut tak kunjung hadir di kantor Disnakertrans Dumai.

Pemanggilan terhadap perusahaan termasuk PT ESM mengacu kepada UU No 13 tahun 2013 tentang Ketenagakerjaan pasal 50, pasal 51 ayat (1) ayat (2 ) jo Kepmenakertrans RI No. Kep 100/MEN/VI/2014 tentang Ketentuan Pelaksanaan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT).

Menurut Fadhly sejumlah perusahaan yang menjadi mitra PT ESM, diantaranya PT SOS. ISS dan CV Rangkuti, PT Tieko serta sejumlah perusahaan lainnya diduga belum melaksanakan ketentuan sebagaimana diatur dalam Permenakertrans No 19 tahun 2012 tentang syarat-syarat penyerahan sebagian pelaksanaan pekerjaan kepada perusahaan lain.

Bahkan penerima pekerjaan dari PT ESM belum mencatatkan perjanjian kerja kepada Disnakertrans Kota Dumai. “Hal ini jelas pelanggaran terhadap Permenakertrans No. 100/MEN/VI/2014 Bab VI pasal 13,” tegas Fadhly.

Akibat pelanggaran terhadap ketentuan tersebut, ujar Fadhly, PT ESM dapat dikenakan sanksi sesuai SE Menakertrans RI NO. SE.04/MEN/VIII/2013 tentang pedoman pelaksanaan Permenakertrans RI No. 19 tahun 2012 tentang Syarat-Syarat Penyerahan Sebagian Pelaksanaan Pekerjaan kepada perusahan lain pada BAB V ayat 1.

“Kalau sampai Senin pekan depan perusahaan sub kontraktor di PT ESM belum melapor kami minta untuk tidak melakukan kegiatan apapun di areal perusahaan, karena telah melakukan pelanggaran pasal 13 Kepmenakertrans RI No 19 tahun 2012 Bab V ayat 2 poin b,” ungkap Fadhly.

(rdk/jon)
Tags ESMEnergi Sejahtera MasPemko Dumai
Komentar