Disperindag Pekanbaru Perketat Distribusi Elpiji Tiga KG
Jumat, 10 Oktober 2014 14:48 WIB
PEKANBARU - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, memperketat distribusi elpiji tiga kilogram untuk menghindari penyalahgunaan barang bersubsidi itu.
"Kami memang membatasi kedai-kedai harian untuk menjual elpiji tiga kilogram ini," kata Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perindustrian san Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru, Mas Irba Sulaiman di Pekanbaru, Kamis.
Ia mengatakan, pihaknya sudah mengingatkan agen dan sub agen agar tidak mendistribusikan elpiji tiga kg keluar jalur tata niaga yang terdaftar.
Dengan demikian peruntukan dan harganya bisa mengikuti harga eceran tertinggi (HET) yang sudah ditetapkan pemerintah dan kalangan tertentu tidak mudah melakukan aksi ambil untung.
"Elpiji ini hanya boleh dijual di pangkalan resmi saja," kata dia.
Ia mengakui dampak pengetatan distribusi tata niaga itu akan berdampak pada kelangkaan komoditas itu di tingkat konsumen akhir. Tetapi ini bukanlah akhir dari kebijakan itu karena ustru diharapkan konsumen akan terbiasa membeli di agen dan sub agen resmi sehingga harga terjaga.
Untuk memenuhi kebutuhan gas elpiji tiga kilogram di Pekanbaru, lanjut dia, sebenarnya Disperindag sudah bekerja sama dengan Pertamina untuk menetapkan berapa kebutuhannya. Untuk saat ini jumlah pasok elpiji tiga kilogram mencapai 420.000 tabung per bulan ke seluruh pangkalan elpiji resmi.
"Di Pekanbaru ada 235 pangkalan gas elpiji resmi. Setiap pangkalan mendapat jatah berbeda, tergantung perjanjian dengan Pertamina. Ada pangakalan yang mendapat 40 tabung sampai 60 tabung sehari," tegas dia.
Mengenai HET elpiji tiga kilogram, dia menambahkan, sejauh ini belum ada kebijakan kenaikan karena masih belum ada kebijakan kenaikan harga untuk barang bersubsidi itu.
"Masih sama dengan harga sebelumnya yakni Rp15.000 per tabung ukuran kecil tiga kilogram," tambah dia.
Dalam kesempatan itu ia menghimbau warga yang kesulitan mendapatkan elpiji bersubsidi ini agar membelinya ke pangkalan dan agen resmi agar mendapatkan harga normal.***(ant)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal
-
Sosial
Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026, Menag Ajak Perkuat Harmoni dan Persatuan
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Ekbis
Hari Buruh Internasional 2026, Prabowo Resmikan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan

