• Home
  • Ekbis
  • Kepulauan Meranti Kandidat Kuat Raih Riau Investment Award

Kepulauan Meranti Kandidat Kuat Raih Riau Investment Award

Sabtu, 08 November 2014 16:42 WIB
Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi, Kamis (6/11/14) mengekspose perkembangan Kepulauan Meranti pada tim penilai Riau Invesment Award 2014. Keberhasilan dan pembangunan Meranti panjang lebar dijelaskan orang nomor satu di Kepulauan Meranti itu.
SELATPANJANG : Kabupaten Kepulauan Meranti menjadi kandidat terkuat peraih Investment Award. Penialaian itu setelah berbagai upaya dilakukan Pemkab Meranti, mulai dari meningkatkan elektrifikasi, memperbaiki sarana air bersih hingga pembangunan berbagai infrastruktur penunjang yang dibutuhkan untuk berinvestasi.

"Dari seluruh kabupaten/kota di Riau, hanya Meranti yang Bupatinya langsung menerima kunjungan kami. Ini menandakan Meranti sangat serius," sebut Ketua Tim Penilaian Riau Invesment Award Fadlah Sulaiman, Kamis (6/11/14) kemarin, di ruang rapat melati kantor Bupati Kepulauan Meranti, Jalan Dorak Selatpanjang. Selain Fadlah, juga hadir tim penilai lainnya yakni Viator Butarbutar, Peri Akri dan penilai lainnya yang berjumlah 7 orang. 

Ditambahkan Viator, sejumlah penilaian meliputi kelembagaan sebesar 20 persen. Peraturan dan kebijakan daerah 20 persen, infrastruktur 20 persen, keamanan 15 persen dan lainnya. Dia menilai Selatpanjang sebagai ibukota kabupaten sudah sangat berkembang dan sangat baik untuk iklim investasi saat ini. 

"Untuk kelembagaan, Badan Penanaman Modal, Pelayanan dan Perizinan Terpadu (BPMPPT) yang menerapkan perizinan satu pintu sudah sangat oke dan saya rasa pelayanannya bintang lima dan mungkin terbaik di Indonesia. Keamanan juga sudah sangat oke. Selain itu banyaknya kegiatan promotif di Kepulauan Meranti juga sangat baik," tambah Viator. 

Apalagi penilaian sementara Meranti menjadi terbaik dan memiliki peluang terbesar untuk meraih Riau Invesment Award tahun ini. Namun, dia meminta agar seluruh data pembangunan infrastruktur dapat dimasukkan dan disampaikan kepada kita, seperti penambahan daya listrik yang sudah menjadi surplus saat ini di Selatpanjang, proyeksi air bersih, dan infrastruktur lainnya. 

Peri Akri yang mendapatkan kesempatan mengungkapkan bahwa dari 8 kabupaten yang sudah didatangi dan dinilai Meranti yang siap. "Walaupun Kabupaten Siak berapa posisi teratas tahun lalu, bukan tidak mungkin Meranti berada pada posisi itu nantinya," ujarnya. 

Dalam kesempatan itu, Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi yang berkesempatan memaparkan perkembangan Meranti menjelaskan bahwa saat ini kelistrikan, khususnya di Ibukota Selatpanjang sudah surplus, Sarana air bersih akan segera berjalan melalui kerjasama dengan Water Tec asal Singapura. Kemudian pembangunan pelabuhan internasional juga terus berjalan dan segera selesai. Selain itu, akses antarkecamatan juga terus digesa dan terus dilakukan, termasuk pembangunan jalan diibukota Selatpanjang dan lainnya. 

"Kemudian tahun depan sebanyak 2 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) juga akan beroperasi. Yang berbagai kemudahan perizinan sebagai bentuk komitmen Pemkab Meranti telah dilakukan. Termasuk melakukan pembangunan di berbagai sektor," terang H Irwan. 

Penilaian Riau Invesment Award ini, kata H Irwan, sangat penting bagi Kepulauan Meranti. Sehingga kelak daerah ini layak menjadi daerah tujuan investasi. 

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi yang hadir dalam pertemuan tersebut menambahkan bahwa dalam mengamankan pelaksanaan Pemilu di Kepulauan Meranti sejak Polres berdiri pada 17 Agustus 2013 diantaranya, Pilgubri, Pileg dan Pilpres berjalan dengan kondusif dan aman. Selain itu, untuk mencegah berbagai tindakan kriminal Polres menjalankan tindakan preventif dengan patroli dialogis bersepeda. 

"Dengan keterbatasan personil, kita juga menempatkan Babinkantibmas di sejumlah desa di kepulauan Meranti. Sehingga, kekondusifitasan wilayah tetap terjaga. Tindakan kriminal terbanyak adalah pencurian dengan pemberatan (Curat) dan hal itu terjadi akibat banyaknya lahan perkebunan yang habis terbakar beberapa waktu lalu," terangnya. 

Sementara itu Kepala BPMPPT, Hendra Putra SIp MSi menyebutkan bahwa sejak Januari sampai dengan Oktober sebanyak 1800 lebih. Jumlah tersebut meningkat dari kepengurusan tahun lalu yang hanya sebanyak 1400-an. 

"Kita juga telah mengoperasikan perizinan keliling. Sehingga, kita bisa menjemput bola. Ini sebagai bentuk pro aktif kita karena sebelum adanya mobil perizinan keliling banyak calo, namun sejak mobil keliling ini beroperasi, calo-calo yang dapat merugikan nama baik Pemkab itu teratasi," katanya. 

Dia berharap tahun 2014 ini, Kepulauan Meranti bisa menjadi yang terbaik dalam Riau Invesment Award. Dengan begitu nantinya akan menjadikan Kepulauan Meranti sebagai daerah tujuan dari inevastasi. Apalagi, tambah Hendra lokasi Kepulauan Meranti sangat strategis daripada daerah lainnya di Riau. 

Untuk diketahui, selama dua tahun berturut-turut Kepulauan Meranti hanya mampu berada di peringkat ketiga pada tahun 2012 dan peringkat kedua pada tahun 2013. Tahun 2014 ini, kabupaten termuda di Riau itu menjadi kandidat terkuat meraih Invesment Award.

(adv/hum/fan/fan) 
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Ekbis
Komentar