Pertamina Pusat Bersedia Rehat Bandara Pinang Kampai Dumai
Hadi Pramono Rabu, 20 Desember 2017 19:01 WIB
DUMAI - Bandara Pinang Kampai Kota Dumai dalam waktu dekat akan direhap guna meningkatkan layanan penerbangan umum bagi masyarakat.
Penegasan ini disampaikan Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Dumai, Asnar. "Pemko Dumai bersama Pertamina Pusat sudah membahas ini dan akhirnya menemukan kesepakatan," katanya, Rabu (20/12/17).
Adapun sejumlah kesepakatan dibuat, kata Asnar, misalnya kesediaan BUMN minyak dan gas bumi nasional itu merehab gedung dan pengadaan lampu penerangan.
"Pemko Dumai sebagai operator dan Pertamina bersedia menata gedung. Dalam waktu dekat kita akan menandatangani kesepakatan operasional Bandara Pinang Kampai," kata Asnar.
Dalam kerjasama pengelolaan bersama ini, Pertamina bersedia menggelontorkan dana Rp25 miliar untuk penataan gedung dan menambah panjang landasan pacu menjadi 2.500 meter.
"Sejumlah kesepakatan pembangunan itu bakal dilakukan bertahap, dimulai 2018 dan diharapkan terealisasi seluruhnya hingga tiga tahun kedepan," jelas calon Kadishub Dumai definitif ini.
Untuk memenuhi fasilitas keselamatan bandara sesuai standar, kata dia, Pemko Dumai juga akan melengkapi armada pemadam kebakaran dengan meminjam pakai dari Pertamina dan PT Chevron.
"Kedepan Bandara Pinang Kampai akan membuka rute penerbangan baru ke sejumlah daerah lain di Sumatera, diantaranya, Palembang, Padang, Aceh, Pasir Pangaraian dan Natuna," katanya.
Menurutnya, pembukaan rute baru ini tidak terlepas dari keinginan pengguna jasa agar penerbangan dari Kota Dumai dapat menjangkau semua daerah dan semoga ini bisa terwujud secepatnya.
Diketahui, belum lama ini Otoritas Bandara Pinang Kampai disurati Dirjen Perhubungan Udara agar melengkapi armada pemadam kebakaran sebagai fasilitas keselamatan, dan segera ditindaklanjuti Pemerintah Dumai.
(zik/zik)
Penegasan ini disampaikan Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Dumai, Asnar. "Pemko Dumai bersama Pertamina Pusat sudah membahas ini dan akhirnya menemukan kesepakatan," katanya, Rabu (20/12/17).
Adapun sejumlah kesepakatan dibuat, kata Asnar, misalnya kesediaan BUMN minyak dan gas bumi nasional itu merehab gedung dan pengadaan lampu penerangan.
"Pemko Dumai sebagai operator dan Pertamina bersedia menata gedung. Dalam waktu dekat kita akan menandatangani kesepakatan operasional Bandara Pinang Kampai," kata Asnar.
Dalam kerjasama pengelolaan bersama ini, Pertamina bersedia menggelontorkan dana Rp25 miliar untuk penataan gedung dan menambah panjang landasan pacu menjadi 2.500 meter.
"Sejumlah kesepakatan pembangunan itu bakal dilakukan bertahap, dimulai 2018 dan diharapkan terealisasi seluruhnya hingga tiga tahun kedepan," jelas calon Kadishub Dumai definitif ini.
Untuk memenuhi fasilitas keselamatan bandara sesuai standar, kata dia, Pemko Dumai juga akan melengkapi armada pemadam kebakaran dengan meminjam pakai dari Pertamina dan PT Chevron.
"Kedepan Bandara Pinang Kampai akan membuka rute penerbangan baru ke sejumlah daerah lain di Sumatera, diantaranya, Palembang, Padang, Aceh, Pasir Pangaraian dan Natuna," katanya.
Menurutnya, pembukaan rute baru ini tidak terlepas dari keinginan pengguna jasa agar penerbangan dari Kota Dumai dapat menjangkau semua daerah dan semoga ini bisa terwujud secepatnya.
Diketahui, belum lama ini Otoritas Bandara Pinang Kampai disurati Dirjen Perhubungan Udara agar melengkapi armada pemadam kebakaran sebagai fasilitas keselamatan, dan segera ditindaklanjuti Pemerintah Dumai.
(zik/zik)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Hukrim
Tengku Muhammad Nasir Ditangkap di Aceh Setelah Jadi Buronan Kasus Korupsi Dishub Dumai
-
Politik
KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, APBD Dumai Naik Jadi Rp2,246 Triliun
-
Ekbis
Dumai Expo 2026, Antara Perayaan Hari Jadi ke-27 dan Dampak Ekonomi Lokal
-
Lingkungan
Konflik Agraria di Jalan Sudirman Dumai Memanas, APRJ Desak BPN dan Pemkot Bertanggung Jawab

