• Home
  • Ekbis
  • Plt Gubri Sorot Wisata dan Hilirisasi Industri di Rapimprov Kadin Riau

Plt Gubri Sorot Wisata dan Hilirisasi Industri di Rapimprov Kadin Riau

Rabu, 18 November 2015 21:36 WIB
PEKANBARU - Pelaksana Tugas (Plt) Gubri, Arsyadjuliandi Rachman membuka secara resmi Rapimprov Kadin 2015 sekaligus Diskusi Panel yang membahas evaluasi kinerja ekonomi 2015 dan prospek ekonomi 2016, Rabu (18/11/15).

Dalam sambutannya, Plt Gubernur Riau menyorot peningkatan wisata di Riau dan hilirisasi industri. Kedua hal itu menurut Plt Gubri akan dapat meningkatkan roda perekonomian di Riau.

"Kadin harus jadi penggerak kemajuan ekonomi Riau. Ke depan Riau harus fokus membangun sektor pariwisata. Karena wisata di Riau tidak kalah dengan wisata di luar negeri. Untuk itu, Kadin dapat berperan aktif dengan membina UKM agar mampu hidup dan bersaing dengan majunya industri pariwisata di Riau," terangnya.

Untuk sektor industri, tambahnya, Kadin perlu membawa hilirisasi industri di Riau ke Munas Kadin. Diharapkan rekomendasi tentang hilirisasi industri di Riau akan dapat meningkatkan komoditas unggulan di Riau.

Selama ini, TBS Sawit dan Karet yang menjadi unggulan ekspor Riau belum menjadi tuan. Karena masih dibawah 'kendali' negara lain. 

"Jika komoditas unggulan Riau, sawit dan karet memiliki industri hilir di Riau, akan dapat meningkatkan nilai ekonomis dan bergaining dengan negara lain. Untuk petaninya, harga akan bisa lebih stabil jika dibandingkan dengan bergantung pada harga negara lain," terang Plt Gubri.

Menuju Munas Kadin Indonesia 

Disinggung mengenai Munas Kadin 2015 yang akan digelar di Bandung, Ketua Kadin Riau, Juni Rachman mengatakan bahwa Diskusi Panel Kadin Riau yang digelar hari ini akan merumuskan beberapa rekomendasi untuk dibawa ke Munas Kadin Indonesia.

Disinggung mengenai pilihan Kadin Riau terkait 2 nama kandidat Ketua Kadin Indonesia yang sudah mulai berkibar, Juni mengatakan bahwa dirinya kecenderungan kepada kandidat yang lebih senior.

"Kematangan usia dan kemapanan usaha menjadi faktor penting untuk menahkodai lembaga Kadin ke depan. Karena tantangan ke depan semakin berat. Apalagi pelaksanaan MEA sudah di depan mata. Itu membutuhkan strategi dan kinerja yang mumpuni," katanya.

Rosan Roeslani dan Rahmat Gobel merupakan dua kandidat ketua umum Kadin Indonesia. Kedua pengusaha papan atas ini sudah mendaftar secara resmi ke panitia Munas Kadin Indonesia.

Kedua pengusaha nasional ini akan bersaing di Musyawarah Nasional Kadin Indonesia yang akan di gelar di Bandung.

(rdk/rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Kadin
Komentar