• Home
  • Ekbis
  • Seluruh Kades Pemkab Meranti Ikut Rapor Penggunaan ADD di Pekanbaru

Seluruh Kades Pemkab Meranti Ikut Rapor Penggunaan ADD di Pekanbaru

Minggu, 01 November 2015 22:55 WIB
MERANTI - Seluruh Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Kepulauan Meranti, mengikuti rapat koordinasi berkaitan akan dikucurkannya alokasi dana desa (ADD) tahun 2015 yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Riau di Kota Pekanbaru.

Adapun besaran dana desa yang bersumber dari APBD Provinsi Riau itu dikabarkan hingga mencapai Rp.500 juta/ desa. Dan bagaimana mekanisme pencairan serta peruntukan bagi pembangunan desa itu akan ditentukan dalam rapat tersebut. 

"Kita diminta menghadiri rapat itu, sehingga nantinya ada petunjuk teknis pelaksanaan dana tersebut. Jadi kesempatan berharga ini akan kita gunakan semaksimal mungkin dalam rangka cara penggunaan alokasi dana desa," ungkap Kepala Desa Lemang Edy Murkan, Ahad (1/11/15).

Dikatakannya, adapun rakor yang dilaksanakan Pemprov Riau ini berlangsung, Senin sehingga Selasa (3/11/15) mendatang. Sedangkan untuk rakornya sendiri bakal dilaksanakan di Hotel Mutiara Pekanbaru. Pihaknya juga belum mengetahui materi rakor itu sendiri.

"Kita belum mengetahui apa materi yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut. Namun seluruh kepala desa se Provinsi Riau diundang hadir pada rapat tersebut. Oleh karena itu, saya pribadi berharap rakor bisa memberikan hasil maksimal dalam penggunaan ADD," kata Edy.  

Diakuinya, kalau benar membahas penggunaan dana yang bersumber dari APBD provinsi itu, tentunya akan mengatur mekanisme pencairan maupun sasaran yang diharapkan. Sehingga dana itu nantinya menghasilkan pembangunan yang merata di seluruh desa di provinsi ini.

Edy mengaku sangat berharap dalam pertemuan itu juga akan membahas secara mendalam bantuan pemerintah provinsi bagi desa-desa yang masih jauh tertinggal seperti Meranti. Ia juga berharap ke depan pemerintah provinsi lebih bijak memprioritaskan anggaran pembangunan yang akan dialokasikan ke daerah.

Sebab salah satu daerah yang sangat tertinggal saat ini adalah Meranti yang terdiri dari 96 desa dan 5 kelurahan itu. Dimana infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, listrik dan air bersih masih belum tersedia.

Rapat ini diharapkan akan memberikan peluang pembangunan bagi daerah yang masih tertinggal. Dan tidak menganggap semua daerah sudah maju. Meranti sendiri adalah daerah baru mekar tentu saja masih banyak ketertinggalannya," ucap kades ini lagi. 

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemrintahan Desa Drs Ikhwani MPi, kepada awak media mengaku kurang memahami materi rapat yang akan diikuti oleh selruuh kepala desa itu. Menurutnya udangan diberikan ke pihaknya hanya untuk dihadiri oleh pejabat setingkat kabid.

"Jadi kita berharap apa yang dirapatkan itu bernuansa pembangunan yang nantinya bisa diterima oleh seluruh kepala desa. Dengan demikian akan memperbanyak anggaran pembangunan untuk mengejar ketertinggalan desa utamanya di Meranti," kata Ikhawani.

(adv/hum/rmc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar