Kapal Pengangkut BBM dan Gas Elpiji Terbakar di Pelabuhan Dumai
Minggu, 01 November 2015 22:08 WIB
DUMAI - Kapal Motor GT 5 yang bermuatan bahan bakar dan tabung gas elpiji terbakar di Dermaga TPI Patimura, Kelurahan Dumai Kota, Kecamatan Dumai Kota, Ahad (1/11/15) terbakar sekitar pukul 13.50 WIB.
Informasi yang berhasil di rangkum riauheadline.com dilapangan, terbakarnya kapal kayu itu diduga akibat ledakan tabung gas yang berada di dalam lambung kapal. Pasalnya, sebelum terbakar, sejumlah warga mendengar ledakan.
Musibah nahas itupun spontan menjadi sorotan masyarakat yang berada di Dermaga TPI Patimura. Bahkan, beberapa kapal yang saat sandar tak jauh dari musibah kebakaran langsung panik dan berusaha menjauhkan kapal terbakar dari lokasi Dermaga TPI Patimura.
"Kita sempat mendengar ledakan dari arah kapal itu. Kami sendiri penyebabnya kurang tahu. Kami tau kapal itu setiap harinya mengangkut minyak dan gas untuk mencukupi kebutuhan masyarakat di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis," kata Guntur, seorang warga setempat.
Sedangkan dalam musibah ini tidak menimbulkan korban jiwa. Hanya saja kerugian materil yang terdiri dari gas dan bahan bakar minyak jumlahnya mencapi ratusan juta rupiah. Sementara pemilik kapal kayu itu sendiri merupakan warga Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis.
Kapolres Dumai AKBP Suwoyo, kepada media membenarkan musibah terbakarnya kapal kayu yang mengangkut minyak dan gas elpiji di wilayah Dermaga TPI Patimura. Untuk mengungkap kasus ini, pihaknya sudah menerjunkan anggota ke lapangan.
"Benar tadi sore ada kapal kayu terbakar. Tapi dalam musibah ini tidak menimbulkan korban jiwa. Anggota kita sudah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi dan nahkoda kapal guna mengungkap penyebab kebakaran itu terjadi," pungkasnya.
(adi/adi)
Informasi yang berhasil di rangkum riauheadline.com dilapangan, terbakarnya kapal kayu itu diduga akibat ledakan tabung gas yang berada di dalam lambung kapal. Pasalnya, sebelum terbakar, sejumlah warga mendengar ledakan.
Musibah nahas itupun spontan menjadi sorotan masyarakat yang berada di Dermaga TPI Patimura. Bahkan, beberapa kapal yang saat sandar tak jauh dari musibah kebakaran langsung panik dan berusaha menjauhkan kapal terbakar dari lokasi Dermaga TPI Patimura.
"Kita sempat mendengar ledakan dari arah kapal itu. Kami sendiri penyebabnya kurang tahu. Kami tau kapal itu setiap harinya mengangkut minyak dan gas untuk mencukupi kebutuhan masyarakat di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis," kata Guntur, seorang warga setempat.
Sedangkan dalam musibah ini tidak menimbulkan korban jiwa. Hanya saja kerugian materil yang terdiri dari gas dan bahan bakar minyak jumlahnya mencapi ratusan juta rupiah. Sementara pemilik kapal kayu itu sendiri merupakan warga Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis.
Kapolres Dumai AKBP Suwoyo, kepada media membenarkan musibah terbakarnya kapal kayu yang mengangkut minyak dan gas elpiji di wilayah Dermaga TPI Patimura. Untuk mengungkap kasus ini, pihaknya sudah menerjunkan anggota ke lapangan.
"Benar tadi sore ada kapal kayu terbakar. Tapi dalam musibah ini tidak menimbulkan korban jiwa. Anggota kita sudah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi dan nahkoda kapal guna mengungkap penyebab kebakaran itu terjadi," pungkasnya.
(adi/adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Satu Korban Tenggelam Berhasil Ditemukan di Perairan Dumai
-
Hukrim
Peristiwa Laut Dumai, Orangtua Yudi Berharap Anaknya Ditemukan
-
Hukrim
Dua Remaja Dikabarkan Tenggelam di Perairan Dumai
-
Hukrim
Petugas Berhasil Temukan Mayat Pemancing Tenggelam di Dumai
-
Hukrim
Tim Gabung Masih Cari Korban Tenggelam di Perairan Dumai
-
Hukrim
Kapal Pompong Muatan BBM dan Sembako Tujuan Rupat Terbakar di Dumai

