• Home
  • Ekbis
  • Walikota Dumai Minta SKPD Mampu Jemput Bola ke Provinsi dan Pusat

Buka Musrenbang RKPD 2017

Walikota Dumai Minta SKPD Mampu Jemput Bola ke Provinsi dan Pusat

Selasa, 29 Maret 2016 19:51 WIB
BUKA MUSRENBANG: Walikota Dumai Zulkifli As secara resmi membuka Musrenbang dalam rangka menyusun RKPD tahun 2017 yang dilaksanakan di Gedung Pendopo, Sri Bunga Tanjung, Kecamatan Dumai Timur.
DUMAI - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2016 dalam rangka menyusun rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) tahun 2017 dilaksanakan Pemerintah Kota Dumai melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), digelar di gedung Pendopo, Selasa (29/3/16). 

Kegiatan yang dilaksanakan selama 3 hari tersebut secara resmi dibuka Walikota Dumai, Zulkifli AS dan dihadiri seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilingkungan Pemerintah Kota Dumai.

Walikota Dumai, Zulkifli AS dalam sambutannya mengatakan, bahwa Musrenbang dengan tema," Melalui Percepatan Pembangunan Infrastruktur Dasar dan Poeningkatan Kualitas Pelayanan Publik Kita Wujudkan Masyarakat Dumai yang Makmur dan Madani"  merupakan program yang dianggap penting guna menampung aspirasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan kota Dumai.

Dalam wadah tersebut masyarakat dapat merumuskan arah serta kebijakan dan corak pembanguan kota Dumai pada tahun 2017 yang akan datang. Menurutnya, sejauh ini Pemko Dumai dalam menyusun kegiatan berpedoman pada RPJMD Dumai dan rencana kerja pembangunan jangka Menengah Provinsi Riau. 

Selain itu program dan kegiatan yang dirumuskan juga perlu mengakomodir hasil prioritas Musrenbang Kecamatan dan rencana kerja SKPD tahun 2017. Dijelaskan, Musrenbang RKPD tahun 2016 merupakan penajaman dari hasil forum SKPD yang telah dilaksanakan. 

"Tentunya masukan, saran, dan kritikan yang membangun menjadi cambuk SKPD untuk mempertimbangkan kembali rencana kerja tahun 2017 yang lebih memenuhi tuntutan dan aspirasi masyarakat," katanya dalam arahannya kepada seluruh SKPD.

Menurutnya, APBD Kota Dumai mengalami penurtunan dari tahun ke tahun. Untuk itu, kepala SKPD di lingkungan Pemko Dumai diminta untuk melakukan 'jemput bola' ke Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat untuk meloby kucuran dana untuk pembangunan kota Dumai.

"Para kepala SKPD di lingkungan Pemko Dumai diharapkan melakukan jemput bola ke pemerintah provinsi, DPRD Provinsi maupun pemerintah pusat, karena diprediksi dana APBD Kota Dumai terue mengalami penurunan," pinta Walikota Dumai.

Mengingat Musrenbang juga sarana untuk, mewujudkan aspirasi masyarakat, secara umum dapat ditangkap bahwa masyarakat mengiginkan peningkatan kesejahtraan dari tahun ketahun menjadi semakin baik pula. Peningkat kesejahteraan tersebut tercermin dari berbagai indikator seperti pemenuhan kebutuhan pokok serta pemenuhan hak atas pendidikan dan kesehatan.

Musrenbang pada tahun 2016 merupakan wahana antar pihak yang langsung maupun tidak langsung, mendapat manfaat atau dampak dari program pembangunan daerah kota Dumai sebagai terwujudnya dari pendekatan partisipasif perencanaan pembanguan yang mulai dari musyawarah RT, Kelurahan, Kecamatan, Forum SKPD, dan Musrenbang RKPD Kota Dumai Tahun 2016.

"Musrenbang pada tahun 2016 sesuai dengan tema, "Melalui Percepatan Pembangunan Infrastruktur Dasar dan Poeningkatan Kualitas Pelayanan Publik Kita Wujudkan Masyarakat Dumai yang Makmur dan Madani"   tersebut dapat menyelaraskan prioritas dan sasaran pembangunan daerah propinsi dan pusat," ujarnya.

Musrenbang  merupakan wadah yang memberikan ruang bagi masyarakat untuk berperan aktif dalam menentukan arah pembangunan kota Dumai. Kegiatan diisi dengan paparan Walikota Dumai, Perwakilan Bappeda Riau, Bappeko Dumai serta pokok-pokok pikiran DPRD Kota Dumai. 

Acara tanya jawab kepada peserta juga dilaksanakandalam kegiatan yang dihadiri Ketua DPRD Kota Dumai Gusri Efendy dan sejumlah anggota DPRD Dumai, Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Dumai Drs H Said Mustafa MSi, anggota Forkopimda Dumai serta kepala SKPD di lingkungan Pemko Dumai.

(rdk/adi) 
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar