Meski BBM Sudah Turun
Warga Meranti Keluhkan Ongkos Transportasi Laut Selangit
Senin, 05 Januari 2015 16:35 WIB
MERANTI : Kendati harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Premium dan Solar turun, namun ongkos jasa angkutan laut tujuan Selatpanjang-Pekanbaru masih tinggi hingga membuat penumpang yang mayoritas warga Kepulauan Meranti mengeluh.
Sesuai informasi yang dirangkum riauheadline.com, harga tiket jasa angkutan laut itu dari Rp.120.000 meenjadi Rp.175.000. Sehingga bagi mahasiswa yang ekonomi orang tuannya dibawah banyak yang engan pulang ke Kepulauan Meranti.
"Beberapa mahasiswa mengeluhkan persoalan kenaikan harga tiket transportasi laut tujuan Pekanbaru-selatpang tersebut kepada saya, karena mereka menilai kenaikan harga tiket transportasi laut tersebut, tidak wajar dari Rp,120 ribu menjadi Rp.175.000," ujarnya Ketua YLPK Meranti Muyano.
Menurutnya, dalam rapat koordinasi di ruang rapat melati kantor bupati beberapa bulan lalu sudah disepakati harga tiket speed bot tujuan Selatpanjang-Pekanbaru menjadi Rp150 ribu, namun faktanya di lapangan harga tiket Rp.175 ribu.
Dikatakan Mulyono, saat harga BBM nasional sudah diturunkan, namun harga tiket transportasi laut tujuan Selatpanjang - Pekanbaru sampai hari ini (senin-red) tak kununjung diturunkan.
"Hal ini tentunya perlu di mendapatperhatian dari pemkab kepulauan Meranti melalui dinas terkait, serta mencarikan solusinya sehingga masyarakat merasa terbebani," harapnya.
Ketua YLPK Kepulaun Meranti itu juga berharap kepada pemerintah daerah dapat segera memperbaiki atau membangun jalan poros Alai Kampung Balak menujukan Roro KMP Barembang, dengan begitu masyarakat akan terbantu.
"Kita berharap agar jalan Alai kampong balak menuju Pelabuhan Roro di kecamatan TebingTinggi Barat itu dapat segera di selesaikan, sehingga masyarakat akan lebih mudah dan kos lebih irit saat akan berpergian keluar daerah mapun kepusat pemerintahan Provinsi Riau," harapnya.
Dengan mengunakan kendaraan roda 4 maupun roda 2, kata dia, dengan dibangunnya jalan poros menuju pelabuhan roro yang sudah dioprasikan tersebut , tentunya akan berdampak positif pada harga bahan kebutuhan pokok di kepulauan Meranti.
"Kosnya juga jauh lebih murah dari transportasi laut dengan begitu masyarakat merasa terbantu," pungkasnya.
(fan/fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Bupati Meranti Ajak Seluruh Masyarakat Dukung Program Pembangunan
-
Sosial
Bupati Meranti Klaim Sukses Turunkan Angka Kemiskinan Meski Anggaran Minin
-
Ekbis
Sekda Klaim Kemampuan Anggaran Pemda Kepulauan Meranti Memprihatinkan
-
Hukrim
Puluhan Pengunjukrasa Geruduk Kantor Bupati dan DPRD Meranti
-
Hukrim
Korupsi Dana Desa, Dua Oknum Kades di Kepulauan Meranti Menghilang
-
Sosial
Wabup Meranti Hadiri Peringatan Ke-71 Bhayangkara dan Sunatan Massal

