ASITA Minta Menteri Pariwisata Jangan Fokus Bali Saja

    Senin, 27 Oktober 2014 17:15 WIB

    PEKANBARU - Asosiasi industri biro perjalanan wisata (Asita) berharap agar Arief Yahya yang dipercaya sebagai Menteri Pariwisata pada Kabinet Kerja tidak hanya fokus pada pengembangan pariwisata Bali saja.

    Ia berharap Arief Yahya juga bisa memberikan perhatian lebih kepada daerah yang selama ini belum optimal menjadi tujuan wisatawan, kata Ketua DPD Asita Riau, Ibnu Masud di Pekanbaru, Senin.

    "Kementerian pariwisata jangan hanya terfokus kepada Bali saja. Sebab, pariwisata Bali sudah terkenal dan dikhawatirkan mulai ada kejenuhan," katanya.

    Untuk itu, Ibnu menilai pengembangan destinasi baru di luar Bali perlu segera digarap secara optimal bersama pemerintah daerah. Disamping itu, ia mengatakan Asita sangat berharap dalam kepemimpinan Arief Yahya akan ada perubahan kebijakan dalam hal perencanaan dan pembuatan program.

    Menurut dia, pemerintah pusat dan daerah khususnya di Riau selama ini sangat minim melibatkan dunia usaha dalam memberikan masukan dan konstribusi untuk pengembangan sektor kepariwisataan. 

    Ia mengatakan kolaborasi pemerintah dan pelaku usaha akan berguna untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Indonesia, baik turis domestik maupun mancanegara.

    Padahal, ia mengatakan Riau memiliki potensi cukup besar seperti ekowisata di Taman Nasional Tesso Nilo dan acara ritual adat seperti Bakar Tongkang. Hanya saja, potensi wisata itu masih "mentah" dan butuh terus dikembangkan untuk menarik wisatawan.

    "Sehingga tidak menimbulkan kesan pemerintah hanya jalan sendiri," ujarnya.

    Berdasarkan data Badan Promosi dan Pariwisata Provinsi Riau, target kunjungan wisatawan ke Riau tahun 2014 mencapai 56.482 kunjungan turis mancanegara dan 7,952 juta wisatawan domestik.

    Kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara ke Riau selama dua tahun terakhir menunjukkan tren peningkatan. Pada 2012 tercatat ada 6,125 juta kunjungan wisatawan domestik dan meningkat jadi 7,1 juta kunjungan pada 2013.

    Sedangkan, untuk wisatawan mencanegara ia mengatakan pada 2012 tercatat ada 51.230 kunjungan dan meningkat pada 2013 menjadi sebanyak 53.782 kunjungan.***(ant)
    IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
    Tags
    Komentar